alexametrics

Karya Imajinasi Levi yang Melayang-Layang 

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, MAGELANG – Pelukis Syahrizal Phalevi berpameran tunggal di Magelang. Karyanya merupakan visualisasi dari tiga versi lukisan Vincent van Gogh (1888-1889).

Pameran tunggal bertajuk “Bedroom in Arles Retouch” merupakan lanjutan dari pameran sebelumnya, “Dari Guanlan ke Arles – Trilogi Reduksi #1” di Museum dan Tanah Liat (MDTL) dan “Bedroom in Arles”-trilogi reduksi #2 di Kebun Buku Jogjakarta. Seluruh karya itu merupakan koleksinya dari tahun 2017 hingga 2019.

Menurut Levi, awal mengerjakan lukisan ini memang berobjekkan kamar tidurnya sendiri. Namun di tengah perjalanan, ia semakin bebas mengekspresikan idenya, melayang-layang tanpa membatasi apa yang dia inginkan.

“Sebetulnya tujuh karya saya sudah dipamerkan di Jogja, tapi di Magelang saya tambah beberapa karya baru,” ujarnya dalam pembukaan pameran di Syang Art Space, Jumat, (1/11) petang.

Baca juga:  Marchya Lidya Sitinjak, Ekspresikan Diri lewat Komik

Dirinya mengaku tidak memiliki “pesan” khusus dalam tiap karyanya. “Saya hanya berusaha, mungkin tinggal tergantung yang menangkapnya (pesan, Red). Sebenarnya ini (karya, Red) perasaan saya semua. Saya melayang-layang saja, imajinasi bisa ke mana-mana. Bisa tentang diri saya sendiri, teman, keluarga tapi tidak ada yang spesifik,” ungkapnya.

Levi berujar dalam proses kreatifnya, ia mencoba lebih banyak media. Pada pameran ini, ada karya berupa lukisan cat minyak, lukisan cat air dan seni grafis. “Kemudian ada tiga teknik. Teknik woodcut reduksi, woodcut satu plat dan monotipe,” jelasnya.

Yang menarik dalam pameran ini, ia akan membuka workshop tentang seni grafis. Terkait teknik yang diajarkan disesuaikan dengan usia peserta. “Mungkin teknik cukil kayu dan monotipe. Kemungkinan akan dua kali pertemuan, setelah tanggal 15 November nanti,” ujarnya.

Baca juga:  Soal Sengketa Kantor Pemkot Magelang, Gubernur Ganjar: Sing Penting Sabar, Nggak Usah Responsif

Pemilik Syang Art Space Ridwan M Sudarmo berharap, adanya workshop nanti dapat memotivasi generasi muda untuk menjadi seniman-seniman baru. (put/lis)

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya