alexametrics

Jokowi Dilantik, Padepokan Mangkukuwan Gelar Syukuran

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, MAGELANG – Pelantikan Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden KH Ma’ruf Amin, Minggu (20/10) disambut rasa syukur dan gembira oleh para pendukungnya, tak terkecuali di Kota Magelang. Padepokan Mangkukuwan Magelang pimpinan Haji Chabib Sudarmadji yang berdiri sejak  10 Februari 1963 melakukan syukuran bersama warga secara sederhana.

Syukuran pelantikan dan doa bersama ini diikuti warga sekitar Padepokan Mangkukuwan,  camat dan lurah di Kota Magelang. Dalam kesempatan tersebut, Sudarmadji juga menunjukkan dua hasil lukisannya. Satu lukisan tentang ia dan Jokowi. Satu lukisan lainnya terbungkus kain putih dan tertutup tirai merah yang akan diserahkan langsung kepada Presiden Jokowi saat pulang ke Solo.

Baca juga:  Korsleting, Rumah Ludes Terbakar

“Lukisan ini hanya bisa dibuka oleh pak Jokowi langsung. Lukisan ini sengaja masih terbungkus dan tertutup, serta tidak ada yang bisa membuka,” jelasnya.

Sudarmadji menjelaskan, lukisan ini merupakan olah pikir dan olah rasa tentang peristiwa 20-21 Mei. “Saya prihatin, kemudian mohon petunjuk pada Allah. Setelah diberi petunjuk, saya merasa Satrio Piningit sudah keliatan,” katanya.

Selain prihatin dengan kasus Mei lalu, ia juga sempat cemas tentang sidang Mahkamah Konstitusi (MK) yang menggugat hasil pilpres. Di tengah kegalauan tersebut, ia kemudian membuat lukisan saat sidang MK.

Sedangkan lukisan kecil bergambar dirinya dan Jokowi, adalah cerminan rasa kagum Sudarmadji kepada Jokowi yang suka prihatin terhadap wong cilik, berani tegas. Jokowi, kata Sudarmadji, meski sering digawe serik, dicaci maki namun tidak pernah membalas.

Baca juga:  Pemasangan APK Kurang Memadai

“Sebelum menggambar, saya puasa 100 hari dulu. Lukisan dibuat setelah saya selesai dirawat dari rumah sakit. Semoga Tuhan memberi barokah dan jalan terang untuk pak Jokowi,” kata Sudarmadji yang mengaku sudah mengirim surat ke Istana Negara beberapa waktu lalu.

Sudarmadji menuturkan, acara ini merupakan bentuk rasa syukur atas dilantiknya Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden KH Ma’ruf Amin, sekaligus doa bersama agar perjalanan pemerintahan sejak 2019-2024 lancar dan diberi kemudahan. “Doa bersama saking Padepokan Mangkukuwan, kagem mendoakan wisudanipun Bapak Jowoki-Ma’ruf Amin. Mugi-mugi Pak Jokowi dan Ma’ruf ngasto diberi kelancaran, dan juga tidak ada politik adu domba lagi. Semoga cita-cita Indonesia Maju, Indonesia makmur, tentrem ayem. Tidak ada perpecahan, tidak ada kampret cebong lagi,” tuturnya. (had/sct/ton)

Baca juga:  Soal Larangan Mudik Lebaran, Wali Kota Magelang: Jangan Buat Seperti Kota yang Menakutkan, Santai Saja

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya