alexametrics

Produk Tefa Diusulkan ke BPOM

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, MAGELANG – Gelar produk teaching factory (tefa) SMK Citra Medika Kota Magelang berlangsung meriah. Ditampilkan pula lomba peragaan busana batik tanpa jahitan. Di sini, kreativitas siswa diuji membuat model busana berbahan 3 lembar kain batik. Selain itu, beragam produk yang dihasilkan kelas keperawatan dan farmasi juga dipamerkan. Mulai dari beauty box, krim wajah, hand sanitizer, sabun cuci tangan, minuman herbal, hingga permen susu.

Kepala SMK Citra Medika Kota Magelang Hendro Widhiatmanto menjelaskan, gelar produk tefa diadakan tiap tahun sekali. Kali ini, tefa diselenggarakan bersama peringatan Hari Batik Nasional.

“Acara ini untuk memberikan pengalaman kepada anak untuk berwirausaha, membangun jaringan pemasaran dan memasarkan secara langsung produk yang mereka buat. Bahakan anak-anak sudah banyak yang memasarkan produk tefa melalui online,” kata pria yang akrab disapa Hendro, Sabtu, (5/10) lalu.

Baca juga:  Latih Siswa Kompak dan Toleransi

Dia mengungkapkan, tahun ini sekolahnya mendapat bantuan dari pemerintah sebesar Rp 200 juta untuk pengembangan tefa. Bantuan tersebut akan digunakan untuk pembelajaran berbasis produksi, penyusunan modul hingga pameran produk tefa.

“saat ini kami juga sedang mengusulkan beberapa produk tefa ke Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM). Seperti permen susu, dan minyak gosok aromaterapi,” imbuhnya.
Kasubbag Tata Usaha Cabang Dinas Pendidikan Wilayah VIII Zubaidi meminta agar bantuan tersebut dapat dimanfaatkan untuk menumbuhkan kreativitas siswa, sehingga lulusan SMK berkualitas. Dia mengungkap fenomena angka pengangguran di Jawa Tengah saat ini mencapai 8,6 juta yang didominasi lulusan SMK dan sarjana.

“Pintar saja tidak cukup. Keterampilan sangat penting dimiliki anak SMK. Kalau pintar dan punya keterampilan pasti nggak akan nganggur,” imbuhnya mendorong bidang non-akademik untuk dikembangkan.

Baca juga:  Siapkan Generasi Emas Kota Magelang

Dalam acara ini, para orang tua siswa diundang untuk mengikuti rangkaian acara. Di sini, siswa kompetensi kepercayaan unjuk gigi melayani cek tensi, hemoglobin, gula darah, asam urat dan kolesterol.

Orang tua siswa, Tri Harina, 41, mengaku senang ilmu yang dipelajari di sekolah dapat diimplementasikan oleh para siswa. Ia pun melarisi beberapa produk minuman herbal. (put/lis)

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya