alexametrics

PSIS Belum Berhasil Move On

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, MAGELANG– PSIS masih belum mampu keluar dari hasil minor di ajang Liga 1 2019. Tim berjuluk Mahesa Jenar ini kembali kehilangan poin di kandang setelah hanya bermain imbang 0-0 menjamu Perseru Badak Lampung FC di Stadion Moch Soebroto Magelang, Minggu sore (29/9) kemarin. Raihan satu poin membuat Wallace Costa dkk belum berhasil beranjak dari papan bawah klasemen sementara Liga 1 dengan raihan 21 poin dari 21 laga yang sudah dijalani.

Tampil di bawah dukungan publik sendiri, coach Bambang Nurdiansyah tidak banyak melakukan perubahan komposisi pemain dibanding laga sebelumnya. Duet center bek Ganjar Mukti dan Wallace Costa diturunkan pelatih yang akrab disapa Banur. Kemudian Fredyan Wahyu dan Frendi Saputra turun di pos bek sayap

Di tengah, PSIS menurunkan duet breaker Finky Pasamba dan Heru Setiawan serta kuartet Septian David Maulana dan hari Nur di sayap serta duet Brasil Claudir Marini dan Bruno Silva di depan.

Baca juga:  Prodia Berikan Keringanan Biaya Periksa

Mahesa Jenar kurang berkembang dengan komposisi tersebut. Duet Finky-Heru di tengah gagal menjalankan transisi menyerang dengan baik. Duet Bruno-Marini di depan lebih sering ‘nganggur’ karena tidak mendapatkan suplai bola yang maksimal.

Sebaliknya Badak Lampung FC justru tampil tanpa beban. Tim besutan coach Milan Petrovic ini mampu membombardir lini pertahanan PSIS. Tercatat dua peluang emas mampu diciptakan Akbar Tanjung dkk meski hanya membentur mistar gawang Joko Ribowo.

Kondisi tertekan membuat coach Banur buru-buru mengubah komposisi di pertengahan babak pertama. Finky Pasamba ditarik keluar digantikan Jonathan Cantillana. Kemudian peran Ganjar Mukti digantikan oleh Safrudin Tahar. Komposisi baru membuat PSIS tampil lebih fresh impresif meski akhirnya skor imbang 0-0 bertahan hingga turun minum.

Tak ingin malu di kandang, Mahesa Jenar langsung tampil menekan di babak kedua. Peran winger Hari Nur dan Septian David Maulana lebih ingin dimaksimalkan Banur dengan serangan-serangan dari sayap.

Baca juga:  Stadion Jatidiri Kejar Standar AFF agar Bisa Jadi Homebase Timnas

Hasilnya cukup lumayan, PSIS mampu menciptakan sejumlah peluang melalui kaki Hari Nur Yulianto, Bruno Silva dan lewat sejumlah tendangan bebas. Sedangkan tim tamu praktis hanya mengandalkan counter attack melalui duet Marquinhos dan Fernandinho meski akhirnya hingga babak kedua usai Mahesa Jenar masih belum berhasil memecah kebuntuan dan harus puas dengan skor imbang 0-0.

Tumpulnya lini depan Mahesa Jenar diakui Banur masih menjadi pekerjaan rumah yang harus terus diperbaiki. Selalu tampil dengan lima pemain berkarakter menyerang, PSIS gagal mencetak gol di tiga laga terakhir.

“Tapi meskipun secara hasil kurang memuaskan, namun secara permainan kami sudah cukup berkembang, lebih baik dibanding dua pertandingan sebelumnya. Kami terus bekerja lebih baik lagi,” kata Banur.

Baca juga:  Polisi Tangkap Empat Tersangka Bentrokan Suporter Liga 3 Askab PSSI Pemalang

Pelatih 58 tahun itu juga mengakui masuknya Jonathan Cantillana mampu memberi perubahan.”Jonathan pemain bagus. Hanya saja fisiknya belum 100 persen makanya tidak kami turunkan sebagai starter,” lanjut Banur.

Di kubu tim tamu, coach Milan Perovic mengaku puas bisa mencuri satu poin di kandang PSIS. Pelatih asal Slovenia itu juga memuji penampilan anak asuhnya yang tampil konsisten belum terkalahkan di tujuh laga terakhir. “Di babak kedua kami sempat kedodoran karena kondisi fisik mulai menurun dan PSIS mampu mendominasi laga. Namun pergantian pemain membuat transisi bisa terjaga dengan baik,” bebernya.

Setelah gagal meraih hasil positif menjamu Perseru Badak Lampung FC kemarin, PSIS akan kembali melakoni laga kandang menjamu pemuncak klasemen sementara Bali United FC di Stadion Moch Soebroto Magelang, Jumat (4/10) mendatang. (bas/aro)

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya