alexametrics

Listrik 607 KK Masih Numpang

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, MAGELANG – Sebanyak 607 Kepala Keluarga (KK) di Kota Magelang hingga kini masih belum menerima aliran listrik dari PLN secara mandiri. Imbasnya, mereka harus menumpang atau menyalurkan listrik melalui tetangga rumah terdekatnya.

“Di wilayah Kota Magelang saat ini masih ada sebanyak 607 kepala keluarga yang numpang atau nyalur listrik ke orang lain. Semoga dengan gerakan yang diinisiasi pegawai PLN ini, mereka bisa menikmati listrik secara penuh,” kata Manager PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Magelang Yuniarsih.

Program ‘One Men One Hope’ yakni, masing-masing pegawai PLN UP3 Magelang akan membantu satu warga tidak mampu yang masuk daftar Basis Data Terpadu (BDT) Kota Magelang, untuk bisa pasang baru listrik daya 450 Volt Ampere (VA). Melalui gerakan tersebut, biaya pemasangan baru listrik bagi masyarakat yang masuk dalam BDT tersebut, bisa ditekan murah, hingga Rp 650.000 dari harga normal biaya pemasangan baru daya listrik sekitar Rp 1 juta.

Baca juga:  Pemprov Gerakkan SKPD dan Dunia Usaha

“Sebelum pemasangan baru daya listrik, kami tetap melakukan verifikasi ulang terhadap masyarakat yang masuk dalam daftar basis data terpadu berdasarkan data dari Pemkot Magelang. Hingga saat ini jumlah pelanggan PLN yang ada di Kota Magelang sebanyak 39.311.000 pelanggan,” katanya pada acara Multistakeholder Forum di Pendopo Pengabdian, kompleks rumah dinas Wali Kota Magelang, Rabu (25/9).

Sementara, Wali Kota Magelang Sigit Widyonindito dalam sambutannya yang dibacakan oleh Wakil Wali Kota Magelang, Windarti Agustina, mengapresiasi langkah PLN UP3 Magelang karena telah menyediakan tenaga listrik yang handal. Dia berharap, PLN mampu dan mempunyai inovasi terkait pelayanan pelanggan, terutama untuk warga di Kota Magelang yang masih belum berlistrik atau masih menumpang/menyalur. (had/ton)

Baca juga:  Panelis dan Pendukung Tak Hadir dalam Debat

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya