alexametrics

Residivis Narkoba Diancam Mati

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, MAGELANG– Dua orang residivis pengedar narkoba jenis sabu, yakni AD, 36, warga Gang Cempaka I/950 RT 1 RW 7 Kelurahan Kemirejo, Kecamatan Magelang Tengah, Kota Magelang, dan NH alias Bujel, 39, warga Dusun Ronggosari RT 03 RW 4 Desa Kebonbatur, Kecamatan Mranggen, Kabupaten Demak berhasil dibekuk jajaran Sat Narkoba Polres Magelang Kota. Keduanya ditangkap dari tempat dan kejadian berbeda.

Tersangka AD saat ditangkap didapati memiiliki sabu seberat 155 gram dan tersangka NH sebanyak 4,99 gram. Selain kedua tersangka pengedar ini, Polisi juga mengamankan dua tersangka pengguna narkoba, yakni AF, 27 warga Gang Cempaka II/9 RT 05 RW 7 Kelurahan Kemirejo dan satu tersangka perempuan, TR, 21, warga Bogeman Lor RT 05 RW 01, Kelurahan Panjang, Kecamatan Magelang Tengah.

Baca juga:  Dua Parta Beri Sinyal Koalisi

Kapolres Magelang Kota AKBP Idham Mahdi mengatakan, AD ditangkap pada Selasa (27/8) sekitar pukul 06.1 di Kemirirejo. Saat digeledah, polisi menemukan sepuluh plastik klip yang dibungkus lakban warna coklat, diduga berisi narkotika jenis sabu. Di lokasi tersebut AD kedapatan bersama AF dan TR, ketiganya sedang menggunakan sabu-sabu. Cek urine menunjukkan hasil positif menggunakan narkotiba.

Saat diperiksa, diketahui AD merupakan residivis dalam kasus yang sama. Ia ditangkap pada 2010 dan baru keluar penjara pada 2015. Kali ini, AD mengaku mendapatkan sabu dari seseorang di dalam sebuah Lapas di Semarang. Dalam sebulan ia berhasil menjual 1,5 ons sabu.

“Tersangka menjual pertama aman,kedua aman, dan ketiga kemudian tertangkap. Total sudah ada dua ons yang diedarkan, karena setiap pengambilan per seratus gram,” tutur Idham.

Baca juga:  Polisi Ajukan Cerai Harus Seizin Pimpinan

Sementara NH ditangkap pada hari yang sama dalam kasus yang berbeda di depan minimarket Jalan Beringin.  “Pada saat penggeledahan badan, ditemukan satu bungkus klip kecil yang diduga berisi narkotika jenis sabu, seberat 4,66 gram beserta pembungkusnya. Dan kemudian satu bungkus klip berisi narkotika jenis sabu seberat 0,33 gram. Saat dilakukan test urine, positif mengandung amphetamin,” imbuhnya.

Dua tersangka pengedar ini merupakan residivis dengan kasus yang sama. Khusus untuk pengedar, kata Idham akan diancam dengan pidana mati, pidana penjara seumur hidup atau penjara paling singkat 6 tahun dan paling lama 20 tahun. (had/ton)

 

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya