alexametrics

Wali Kota Sigit Bangga, Fany Jadi Danpok 8 Upacara Penurunan Bendera di Istana Negara

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, MAGELANG – Baru-baru ini, nama Fany Nur Wibowo, pelajar asal SMA Negeri 1 Kota Magelang cukup menyita perhatian warga masyarakat Magelang dan sekitarnya. Ia menjadi anggota pasukan pengibar bendera pusaka (paskibraka) yang mewakili Jawa Tengah maju ke nasional bersama pelajar asal Boyolali.

Sebelumnya ia jadi anggota paskibraka terbaik di tingkat Kota Magelang bersama Fithriya Nur Hana, siswi SMA Negeri 3 Magelang. Keduanya dikirim ke provinsi. Di sana mereka kembali digembleng.

Mereka bersaing dengan perwakilan-perwakilan dari daerah se-Jateng. Fithriya terpilih menjadi pembawa baki di upacara peringatan HUT ke-74 Republik Indonesia di Semarang. Sementara Fany, dikirim ke Istana Kepresidenan.

Fany berujar, di sana ia menjadi Komandan Kelompok (Danpok) 8 Upacara Penurunan Bendera Merah Putih. Bagi dirinya, ini adalah pengalaman berharga. Apa yang ia dapatkan selama pelatihan di sana, akan diaplikasikan di daerah untuk kemajuan paskibraka Kota Magelang.

Baca juga:  Hidup di Negara Merdeka, Generasi Muda Harus Tangguh

“Di sana lebih banyak praktik ketimbang teori,” katanya usai bertemu secara khusus dengan Wali Kota Magelang Sigit Widyonindito di ruang kerja Wali Kota, Senin, (26/8/2019).

Sejak mengikuti pelatihan, ia semakin tahu makna keberagaman. Indonesia memiliki sejarah besar dalam melepaskan diri dari belenggu penjajah. “Di sana kita belajar menghargai perbedaan dan menumbuhkan semangat nasionalisme dan patriotisme. Karena Indonesia terbangun dari sejarah, dan kita tidak bisa lepas dari sejarah,” imbuhnya.

Sementara itu, Wali Kota Magelang Sigit Widyonindito mengaku bangga dengan putra daerah, Muhammad Fany Nur Wibowo dan Fithriya Nur Hana yang berhasil membawa nama baik Kota Magelang di tingkat nasional maupun di tingkat provinsi. Ia harap keduanya menginspirasi generasi muda lainnya. “Prestasi ini harus dipertahankan, dan ditingkatkan,” imbuhnya.

Baca juga:  Dewan Geram Puluhan Tenaga Harian Lepas Magelang Diberhentikan Jelang Lebaran

Wali Kota Sigit memberikan motivasi agar keduanya juga serius mewujudkan cita-cita. Fany ingin menjadi perwira, sementara Fithriya ingin menjadi Polwan.

“Harus punya komitmen dan disiplin tinggi. Kalau punya cita-cita, apa-apa harus dijalani sungguh-sungguh. Segala sesuatu dipersiapkan dengan baik. Jangan menggunakan waktu untuk hal-hal yang tidak berguna,” pesannya

Kepala Dinas Kepemudaan Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Kota Magelang Djarwadi menyebutkan, seluruh anggota paskibraka tahun ini akan dihadiahi perjalanan wisata bersejarah ke Jakarta. Para anggota paskibraka yang berjumlah 45 akan akan mendapatkan penghargaan atas dedikasinya mengabdi pada negara dalam momentum yang sangat berharga tepat pada 17 Agustus lalu.

“Selanjutnya, mereka akan bergabung di Purna Paskibraka Indonesia (PPI) Kota Magelang, dan menjalankan tugas-tugas sebagai anggota PPI. Misalnya saat ada acara-acara besar, mereka akan terlibat di dalamnya,” ungkapnya.

Baca juga:  Pasha Ungu belum Tampil, Atap Panggungnya sudah Roboh

Untuk diketahui, Disporapar dibantu para pelatih berkompeten menyeleksi 45 anak dari 140 calon paskibraka untuk menjalankan tugas sebagai paskibraka. Dua di antaranya dikirim ke tingkat provinsi. Dan satu di antaranya lolos ke tingkat nasional.(put/lis)

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya