alexametrics

Bersemangat Menulis, Ada Peserta dari Jakarta

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, MAGELANG – Pelatihan menulis artikel populer di media massa yang
digelar Jawa Pos Radar Semarang yang biasanya diikuti para guru,
kemarin (3/8) justru didominasi peserta dari pegawai Badan Pusat
Statistik (BPS) di Jawa Tengah. Ada yang dari BPS Kabupaten
Purbalingga, Temanggung, Sukoharjo, Kebumen, Purworejo, Surakarta,
Semarang dan Kota Magelang.

Mereka antusias mengikuti pelatihan yang diadakan di SMA Negeri 5
Magelang tersebut. Sebab, tidak hanya para guru yang dituntut harus
bisa menghasilkan karya ilmiah populer, para pegawai BPS juga
diwajibkan bisa menerbitkan artikel.

Sedangkan peserta guru juga dari berbagai kota seperti Temanggung,
Wonosobo, Kebumen dan Magelang. Bahkan ada yang dari Jakarta. “Kami
bertiga dari Jakarta. Kemarin selesai mengajar langsung berangkat ke
Magelang. Di Jakarta tidak ada pelatihan menulis artikel untuk guru
semacam ini,” tutur Eny Gusdiarti guru SMK Negeri 11 Jakarta.  Eny
rela datang ke Magelang untuk menimba ilmu menulis artikel.

Baca juga:  Polres Magelang Kota Bantu Percepatan Vaksinasi

General Manager Jawa Pos Radar Semarang Iskandar mengatakan pihaknya
sudah menggelar pelatihan menulis artikel populer sejak 2007. Sampai
saat ini artikel yang dimuat di koran hasil dari pelatihan sudah
sekitar 8.000. “Tiap hari kami menyediakan satu web atau 4 halaman
koran yang khususkan untuk artikel para guru,”ujarnya ketika memberi
sambutan pada acara yang bertempat di ruang baca lantai 2 SMAN 5
Magelang itu.

Maka dengan banyaknya peserta dari kalangan BPS, pihaknya menyambut
gembira. Karena menulis merupakan investasi yang bersifat abadi. Ia
meminta, setelah dari pelatihan ini semua peserta harus menghasilkan
karya.

Kepala SMAN 5 Magelang M. Arief Fauzan Bukhori memberikan motivasi
agar peserta terutama kalangan guru untuk berkarya melalui
kepenulisan.  Menurut Arief, menjadi guru zaman now harus memiliki
jurus jitu. Yakni bersemangat juang tinggi, berpikir kritis, bertindak
dinamis, berkarya kreatif, berpribadi guru, berkomitmen menguasai IT,
dan beritikad mendidik dengan hati, dengan hati-hati, dengan baik
hati, dengan sepenuh hati, dan tidak menyakitkan hati, serta mampu
menilai secara teliti.

Baca juga:  SMA Negeri 5 Magelang Budayakan Literasi Sekolah

Ia menekankan agar tidak hanya siswa yang belajar, guru juga ikut
belajar. “Kalau kita ingin mengenal dunia membacalah dan kalau kita
ingin dikenal dunia, menulislah. Cukup disiram dengan tiga ember,
yaitu menulis, menulis, menulis dan berkarya,” tutur Arif Fauzan
bersemangat.

Pada kesempatan tersebut Pemimpin Redaksi Jawa Pos Radar Semarang Arif
Riyanto memberikan kiat menulis artikel populer. Khusus untuk guru ada
beberapa teknik yang harus dipenuhi dalam menulis artikel.
(mg3/mg4/mg5/lis)

 

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya