alexametrics

Hermahayu, Doktor Ke-16 UMMagelang

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, MAGELANG-Universitas Muhammadiyah Magelang (UMMagelang) kembali menambah satu lagi dosen dengan gelar doktor. Hermahayu SPsi MSi mendapatkan gelar Doktor Ilmu Psikologi dari Fakultas Psikologi Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta melalui ujian terbuka pada Rabu (31/7) lalu di Auditorium Fakultas Psikologi UGM.

Melalui disertasinya yang berjudul “Aktivitas Fisik untuk Meningkatkan Kebugaran Fisik, Executive Functions, dan Kesiapan Sekolah pada Anak Usia Prasekolah”, Herma berhasil mendapat predikat sangat memuaskan dengan IPK 3,80. Dengan tim promotor Supra Wimbarti MSc PhD dan co-promotor Dr Ira Paramastri MSi dan Dr Ria Lumintuarso MPd, Herma dapat mempertahankan disertasinya di hadapan penguji.

Dalam pemaparannya, Herma menjelaskan bahwa usia prasekolah merupakan usia yang penting untuk mempersiapkan anak memasuki jenjang pendidikan formal. Untuk itu, sebelum memasuki sekolah formal, anak harus memiliki kesiapan sekolah yang baik agar bisa menyesuaikan diri dengan lingkungan baru. Terdapat lima domain dalam kesiapan sekolah, yaitu kesehatan fisik, kompetensi sosial, kematangan emosi, perkembangan bahasa dan kognitif, serta keterampilan komunikasi dan pengetahuan umum. “Kesehatan fisik menjadi domain yang sangat penting karena berpengaruh terhadap domain kesiapan sekolah yang lain,” jelas Ketua Program Studi (Prodi) Psikologi UMMagelang ini.

Baca juga:  Bikin Bangga, Siswa SMP Muhammadiyah 1 Alternatif (Mutual) Magelang Raih Emas KSNR Nasional

Doktor ke-16 UMMagelang ini menambahkan, dalam penelitian yang dilakukan dalam dua tahap, hasilnya menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara kebugaran fisik dengan kesiapan sekolah anak, dimana Executive Function (EF) berperan sebagai mediator. Hal ini berarti, ketika kebugaran fisik anak meningkat, maka kemampuan EF anak juga meningkat, dan hal ini berpengaruh terhadap peningkatan kesiapan sekolah pada anak prasekolah.

Ia berharap agar dari hasil penelitiannya dapat bermanfaat bagi lembaga pendidikan prasekolah sebagai acuan untuk dapat menerapkan stimulasi berbasis aktivitas fisik yang dapat meningkatkan kebugaran fisik dan EF sehingga nantinya berdampak pada kesiapan sekolah anak. (ima/sct/ton)

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya