31 C
Semarang
Selasa, 6 Juni 2023

Tembus Pasar Dubai, Ekspor Perdana Lada Hitam di Kendal Bernilai Rp 1,5 Miliar

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Kendal – Produk usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) Kabupaten Kendal berupa lada hitam memulai ekspor perdana pada Senin (27/3). Produk itu tembus pasar Uni Emirat Arab (UEA) Dubai dengan nilai ekspor mencapai Rp 1,5 Miliar.

Bupati Kendal Dico M. Ganinduto mengatakan, pihaknya terus mensuport dan mengembangkan ekspor produk UMKM. Salah satunya produk lada hitam milik CV Mugi-Mugi Mulyo yang berada di Desa Lanji, Kecamatan Patebon. “Ekosistem ekspornya juga kita suport. Kita juga upayakan agar bisa menanam lada hitam ini di tanah Kabupten Kendal,” terangnya usai melepas ekspor perdana di gudang lada hitam Desa Lanji, Patebon.

Dico melanjutkan, kontainer pertama ekspor perdana ini sebanyak 25 ton lada hitam. Adapun kontrak ekspornya mencapai 2.500 ton. Kendati begitu, Dico berupaya melalui ekosistem ini bisa mendapatkan efisiensi untuk para pelaku usaha. Serta mendapat added value untuk masyarakat di Kabupaten Kendal.

“Semoga ekspor ini bisa menambah devisa negara dan membuka lapangan pekerjaan di Kendal,” harapnya.

Direktur CV Mugi-Mugi Mulyo Ahmad Farouk mengatakan, nilai ekspor produk lada hitam ini mencapai Rp 1,5 miliar per kontainer. Selain itu, dia masih memiliki waktu panjang untuk memenuhi permintaan. Karena itu, guna memenuhi target pengiriman, dia memasok barang mentah dari Banyumas, Temanggung, Sulawesi, dan Sumatra.

“Sementara untuk Kabupaten Kendal masih belum tersedia dan petaninya masih terlalu minim,” ujarnya.

Farouk membeberkan, dia bakal melakukan kerja sama dengan petani Kendal. Itu supaya bisa melakukan budi daya lada hitam. Sehingga mampu memberikan peningkatan produk asli Kendal. Selain itu, dia juga memberdayakan warga sekitar dan membuka lapangan pekerjaan untuk memenuhi kontrak ekspor.

“Saat ini karyawannya lima puluh orang. Kalau produknya yang datang banyak, bisa menambah karyawan hingga dua puluh orang,” bebernya. (dev/bas)

Reporter:
Devi Khofifatur Rizqi

Baca artikel dan berita terbaru di Google News


Artikel Terkait

Sementara Itu ..

Terbaru

Populer

Menarik

Lainnya