Kronologi Penemuan Kerangka Manusia di Perkebunan Cengkeh Desa Pasigitan Boja

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Kendal – Kerangka manusia ditemukan di aliran sungai kecil wilayah perkebunan PT Cengkeh Zanzibar Senin (8/8) kemarin. Tepatnya di Dusun Ngumpul, Desa Pasigitan, Kecamatan Boja, Kendal.

Kerangka manusia itu ditemukan okeh Nuryanto, salah satu karyawan PT Cengkeh Zanzibar saat mencari rumput. Kasat Reskrim Polres Kendal AKP Agus Budi Wahyono membenarkan temuan itu saat dikonfirmasi Jawa Pos Radar Semarang Selasa (9/8) pagi.

AKP Agus menjelaskan, temuan kerangka manusia itu dilaporkan pada Senin (8/8) siang. Saat itu, Nuryanto, pelapor, mencium bau busuk ketika sedang mencari rumput. Dia melihat ada kerangka manusia dan terpisah-pisah.

“Saat itu dia (Nuryanto) melihat kerangka kan terpisah di aliran sungai kecil yang ada di perkebunan itu,” terangnya.

Baca juga:  Kukuh, Teguh, Tangguh, Bikin Korona Lumpuh

Lebih lanjut AKP Agus menjelaskan, saat itu kondisi aliran sungai tidak begitu deras. Lantaran aliran airnya kecil saja. Adapun posisi kerangka atau tulang satu dengan yang lainnya terpisah-pisah.”Jadi posisinya sudah terpisah-pisah tidak kumpul jadi satu karena sudah lama dan baunya busuk,” katanya.

Adapun temuan kerangka di TKP yakni berupa tulang kepala atau tengkorak, tulang iga, tulang kaki, serta tulang rusuk.”Tulang-tulang itu yang berhasil kita identifikasi. Tulang rusuknya juga sudah patah-patah dan terlepas. Lalu ditemukan kain (berupa celana) di kerangka kaki,” jelasnya.

Kemudian, hasil temuan kerangka manusia itu dibawa ke RS Bhayangkara Semarang untuk dilakukan otopsi. Selain itu, jarak temuan antar tulang berkisar 5 meteran.”Jarak temuannya itu dalam satu aliran sungai ya kurang lebih dari kepala kemudian ada tangkai tulang itu gak jauh juga. Ya lima meteran,” bebernya.

Baca juga:  Polda Jateng Siapkan 320 Gerai Vaksinasi

AKP Agus menambahkan, kondisi area aliran sungai itu terdapat bebatuan. Selain itu ada kerangka tulang yang ditemukan di pinggir parit.”Dimungkinkan terpisah-pisah itu karena dibawa binatang buas juga. Karena kan sudah ada (tulang) yang diatas parit, ada (tulang) yang masih di aliran sungai,” tuturnya.

Hingga kini, temuan kerangka manusia di wilayah Boja, Kendal ini masih dilakukan penyelidikan oleh pihak kepolisian. Selain itu, hasil temuan juga serang dilakukan pemeriksaan oleh tim forensik di RS Bhayangkara Semarang.”Hasil pemeriksaannya rencana keluar hari ini dari pihak forensik,” tandasnya. (dev/bas)

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya