alexametrics

Tekan Stunting, Kukuhkan TPPS

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Kendal – Pemkab terus melakukan berbagai upaya untuk menekan angka stunting di Kendal. Salah satunya dengan mengukuhkan Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) Kendal.

Data Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Kendal mencatat angka stunting meningkat terus. Tahun 2021 ada 9,5 persen atau 5.017 balita. Sedangkan tahun 2020 sebesar 8,3 persen atau 4.324 balita. Angka stunting kemungkinan bisa lebih besar lagi.

“Jika dilakukan pendataan secara akurat jumlahnya bisa mencapai 15 persen. Ketika kami turun ke lapangan, ternyata banyak dijumpai anak yang menderita gizi buruk, tapi tidak terdata. Saya yakin angka stunting yang sesungguhnya bisa mencapai 15 persen,” kata Duta Stunting Kabupaten Kendal Chaca Frederica.

Baca juga:  Libur Sekolah, Puluhan Anak Ikuti Sunat Massal

Kepala DP2KBP2PA Kendal  Asrifah mengatakan, saat ini telah terbentuk TPPS tingkat kabupaten dan 20 TPPS tingkat kecamatan. Pembentukan tim dilakukan dalam rangka percepatan penurunan stunting. Pihaknya juga berhasil membentuk TPPS tingkat desa/kelurahan. “Sudah ada 286 TPPS Desa/Kelurahan, dan 785  Tim Pendamping Keluarga ( TPK ). Sasaran yang didampingi calon pengantin, ibu hamil, ibu pasca salin, dan baduta,” tambahnya.

Tugas TPK juga mendeteksi dini faktor risiko stunting (Spesifik dan Sensitif) pendampingan dan surveilans penyuluhan fasilitasi pelayanan dan penerimaan bantuan sosial. TPK bekerja sebagai team work yang solid yang dikoordinir oleh bidan desa dan atau PKK Desa.

“Akar permasalahan di setiap desa dan kecamatan harus diketahui secara riil. Sehingga program yang diturunkan bisa memberikan solusi terkait permasalahan stunting di Kendal,” kata Bupati Kendal Dico M. Ganinduto. (dev/fth)

Baca juga:  Jalur Menuju Pelabuhan Kendal Rusak Parah

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya