alexametrics

Tiga Pasar Hewan Ditutup

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, KENDAL – Pemkab akhirnya menutup tiga pasar hewan di Kendal. Langkah tegas ini diambil setelah kasus Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) hewan semakin melonjak. Satu sisi, penularan virus ini diketahui dari pasar hewan.

Tiga pasar hewan tersebut bakal ditutup sementara selama 15 hari ke depan. Yaitu pasar hewan Boja, pasar hewan Wagean Gondang-Cepiring, dan pasar hewan Sukorejo.

“Tiga pasar hewan ditutup, ini sebagai upaya memutus mata rantai penyebaran virus PMK di Kendal,” kata Kepala DPP Kendal Pandu Rapriat Rogodjati

Ia menambahkan, data terakhir ada sebanyak 265 kasus PMK. Daerah dengan penyebaran di Kecamatan Patean, Patebon, Boja, Kangkung, Pageruyung, Limbangan, Singorojo, Sukorejo, Cepiring, Plantungan, dan Gemuh.

Baca juga:  2.000 Cemara Laut Ditanam di Pantai Indah Kemangi Kendal

“Kasusnya didominasi sapi. Karena cepat sekali penyebarannya. Kemarin data masuk baru 177 kasus dan sekarang sudah 265 kasus. Kemungkinan besok bisa mencapai 300 kasus,” tambahnya.

Bupati Kendal Dico M. Ganinduto mengaku terus berupaya mencegah penyebaran kasus PMK. Salah satunya dengan menutup sementara pasar hewan. Pihaknya memberikan vitamin serta obat-obatan untuk para blantik atau pedagang hewan. “Selama 15 hari kedepan tidak ada operasional transaksi hewan ternak di tiga pasar tersebut,” katanya. (dev/fth)

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya