alexametrics

40 Hewan Ternak di Kendal Terpapar PMK

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Kendal – Sebanyak 40 hewan ternak di Kendal ditemukan terpapar Penyakit Mulut dan Kuku (PMK). Meski begitu, Pemkab masih tetap mengizinkan pasar hewan beroperasi.

Hewan yang terpapar PMK adalah yakni 31 sapi dan 9 kerbau. Penyakit ini ditemukan di lima kecamatan. Yakni Kecamatan Boja, Kangkung, Limbangan, Singorojo, dan Sukorejo.

Kepala Dinas Pertanian dan Pangan (DPP) Kabupaten Kendal Kendal Pandu Rapriat Rogodjati mengatakan, dari hasil uji laboratorium delapan hewan dinyatakan positif PMK. Sementara sisanya mengalami gejala sama seperti PMK. Yaitu lendir berlebih, luka di kaki, dan luka kuku. “yang terbanyak ditemukan di Kecamatan Boja. Sekarang fokus penyembuhan karena penyakit itu menyerang sistem imun hewan,” katanya.

Baca juga:  KPU Digelontor Rp 35 M

Ia menambahkan, dalam satu kandang ada sekitar 50 ekor hewan ternak. Hewan ternak lain berpotensi tertular karena mengalami gejala sama. “Ini seperti kasus covid-19. Tapi terjadi pada hewan. Kami berharap bisa melakukan pengujian sampel kembali dengan biaya yang lebih murah,” ujarnya.

Untuk hewan ternak yang terindikasi terpapar PMK segera dilakukan isolasi. Jarak tempat isolasi harus diperluas untuk meminimalisir potensi penularan virus. Paling tidak masa inkubasi selama 14 hari. “Kami juga mengecek semua hewan yang datang adakah gejala atau tidak,” tambahnya.

Bupati Kendal Dico M. Ganinduto mengatakan, pasar hewan tetap beroperasi. Apalagi menjelang hari raya Idul Adha. Meski ada kasus PMK, tetapi masih bisa dikendalikan. “kami akan melakukan tracing dan testing lebih banyak lagi. Peternak juga harus selalu memastikan dan memantau hewan ternaknya,” tambahnya. (dev/fth)

Baca juga:  Siswa Dipantau mulai Masuk Kelas hingga Pulang Rumah

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya