alexametrics

2.000 Rider Taklukan Medan Ekstrem Hutan Darupono

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Kendal – Setidaknya 2.000 rider menjelajahi hutan Darupono Kendal. Mereka terlihat antusias dan bersemangat menaklukan medan ekstrem di kawasan hutan dalam Jungle Track Extreme 2022.

Ajang digelar sebagai ajang halal bi halal pecinta trail sekaligus untuk kegiatan sosial. Semua keuntungan dari helatan lomba disumbangkan sepenuhnya untuk pembangunan musala dan Taman Pendidikan Quran Desa Darupono.

Kegiatan digelar Kaliwungu Trail Community (XTC) dengan dengan Relawan Gus Muhaimin Asik Pol (Gaspoll). Para peserta menempuh jarak sekitar 60 Km. Rutenya mulai dari Hutan Darupono, Ngadiwarno, Plalangan kemudian kembali melalui Desa Wonorejo dan berakhir di garis finish di Hutan Darupono.

Medan yang cukup ekstrem tidak membuat peserta menyerah. Mereka justru tertantang dan merasa puas bisa menaklukan jalur ekstrem di hutan Darupono. Jalur yang disediakan melalui berbagai tanjakan dan turunan cukup curam serta belokan tajam. “Ada sekitar 2000 rider yang ikut. Semua sangat menikmati medan ekstrem yang disiapkan,” kata Relawan Gaspoll, Ilzam Musoleh.

Baca juga:  10.638 KPM di Kendal Terima Bansos

Lomba merupakan pertama dilaksanakan Gaspoll Bersama XTC di Kendal. Kegiatan sekaligus sebagai ajang reunian dan halal bihalal para motocross. “Karena masih dalam suasana lebaran sehingga mereka bisa dipertemukan pada hobi yang sama,” ujarnya.

Anggota Komisi D DPRD Jateng Benny Karnadi ikut melepas peserta lomba. Ia mengapresiasi kegiatan positif yang digelar. Selain kesehatan, bisa refreshing serta mengenalkan potensi wisata di Kendal kepada motocross dari berbagai daerah. “Sehingga potensi wisata Kendal ini bisa terangkat,” kata Benny.

Komunitas motocross memiliki potensi luar biasa. Sebab olahraga tersebut sudah tidak lagi eksklusif, karena sudah merakyat. Lomba ini juga untuk menggalang bibit maupun atlet baru dalam olahraga balap motor trail. “Harapan kami bisa bermunculan atlet-atlet baru dari Kendal yang bisa mewakili sampai tingkat nasional,” tambahnya. (bud/fth)

Baca juga:  Warga Tuntut Kades Gebang Mundur

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya