alexametrics

Belum Vaksin, 30 Penumpang KMP Kalibodri dari Kumai Gagal Mudik

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Kendal – Sebanyak 714 pemudik lebaran 2022 dari Kumai-Kalimantan Tengah tiba di Pelabuhan Kendal Kamis (28/4) siang. Mereka datang dengan menggunakan armada KMP Kalibodri Semarang.

Berdasarkan pantauan Jawa Pos Radar Semarang, setibanya di Pelabuhan Kendal para petugas memeriksa kelengkapan surat kesehatan pemudik. Pemudik yang tiba kali ini, rata-rata berasal dari Temanggung, Wonosobo, Banjarnegara, Purwokerto, dan Solo.

Plt Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Kendal Giri Kusuma mengatakan, kedatangan KMP Kalibodri Semarang ini merupakan kali ketiga yang mengangkut pemudik dalam momentum lebaran tahun 2022.

Sebelumnya, kedatangan pertama pada Rabu (20/4) dengan mengangkut 79 pemudik. Adapun kedatangan kedua pada Minggu (24/4). Itu mengangkut 419 pemudik juga ratusan kendaraan dan hewan ternak. Rencananya KMP Kalibodri Semarang akan membawa pemudik dari Kumai satu kali lagi. Dan akan tiba di Pelabuhan Kendal pada Minggu (1/5) mendatang.

Baca juga:  Boleh Piknik ke Candi Borobudur, Tapi…

“Diprediksi penumpang terbanyak hari ini. Dan malam ini jam 19.00 WIB KMP Kalibodri langsung berangkat lagi ke Kumai. Biasanya bersandar dulu satu atau dua hari,” jelasnya kepada Jawa Pos Radar Semarang.

Sementara itu, Kepala UPTD Pelabuhan Kendal Andy Rahmat mengatakan, pada kedatangan KMP Kalibodri Semarang kali ini terdapat 30 penumpang dari Kumai yang terpaksa tidak bisa melanjutkan perjalanan ke Pelabuhan Kendal. Itu karena, penumpang tersebut belum vaksin serta tidak lengkap surat kesehatannya.

“Saat dicek oleh petugas, ternyata mereka belum vaksin dan surat kesehatannya tidak lengkap. Jadi biar mereka melengkapi dulu persyaratannya, kemudian akan ikut pemberangkatan pada 1 Mei. Kalau arus balik diperkirakan tanggal 5 Mei,” terangnya.

Baca juga:  Mengintip Kekayaan Calon Bupati dan Wakil Bupati Pekalongan

Salah satu pemudik, Nanot, 40, mengaku senang bisa pulang ke kampung halamannya di Purwokerto. Sebelumnya, lebih dari dua tahun Nanot tidak mudik. Dia juga akan menikmati lebaran lebih lama di kampung halamannya.

“Saya kerja di Kalimantan Barat. Terus ini mau balik kampung ke Purwokerto. Sekitar 3 minggu atau satu bulan nanti berangkat lagi,” katanya. (dev/bas)

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya