alexametrics

Pemilihan Ketua Askab PSSI Kendal Berlangsung Panas, Begini Kronologinya

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Kendal – Voter Asosiasi Kabupaten (Askab) PSSI Kendal melakukan protes keras terhadap hasil kongres dengan agenda utama pemilihan ketua yang digelar Senin (25/4/2022). Voter menduga adanya permainan pemilihan ketua yang dinilai melanggar statuta.

Salah satu wakil voter dari Bahari FC Gempolsewu, Pujiharto menyampaikan protes kepada panitia kongres Askab PSSI Kendal 2022. Pujiharto menganggap, hasil kongres ini tidak sah. Lantaran kongres pemilihan sepenuhnya diambil alih oleh Asprov PSSI Jawa Tengah.

“Kongres Askab Kendal 2022 tidak sah. Karena banyak kecurangan yang tidak sesuai dengan aturan. Sehingga semua merasa dibodohi oleh panitia kongres. Saya mewakili seluruh persatuan sepak bola Kendal meminta Kongres Askab Kendal untuk diulang,” ujarnya dengan lantang menyampaikan protes di halaman Hotel Anugerah, Kendal.

Baca juga:  4.500 KK di Kendal Terdampak Banjir Rob

Pujihartono melanjutkan, pemilihan ketua Askab PSSI Kendal ini dinilai belum sampai pada tahap pemilihan dan masih dalam tahap dukungan. Dia menganggap, tahap dukungan ini digunakan untuk pemilihan ketua untuk menempuh sebuah kemenangan.

“Ini adalah sebuah kecurangan yang sangat berat. Ini kan sudah demokrasi, kenapa begini? Belum sempat memilih kenapa sudah ada pemenangnya?” tegasnya kepada Jawa Pos Radar Semarang.

Pujihartono menambahkan, seharusnya pemilihan ketua Askab Kendal melalui aklamasi atau dipilih. Adapun calon ketua Askab Kendal yakni dr. Muhammad Wibowo atau akrab disapa dr. Bowo (mantan ketua umum Persik Kendal 2016-2017) dan M Noor Fauzi (Anggota Askab PSSI Kendal).

“Tapi tadi dari Asprov PSSI Jateng hanya menghitung jumlah dukungan dan dianggap suara sah. Pak Fauzi dapat 61 dukungan dan pak Bowo 29 dukungan. Tapi yang dimenangkan malah yang 29 dukungan saja. Padahal aslinya ada klub yang tidak mendukung sana-sini. Seperti kamu tadi tidak disebutkan dukungannya. Padahal kami ikut mendukung. Dan kami menduga di awal pembentukan panitia itu juga dimonopoli,” timpal Ari, voter lainnya yang meminta kongres Askab Kendal 2022 agar diulang. (dev/bas)

Baca juga:  Imran Nahumarury Mundur dari Kursi Pelatih PSIS

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya