alexametrics

Tambat Labuh Kapal Dianggarkan Rp 10 M

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, KENDAL – Pemkab Kendal bakal membangun tambat labuh kapal di perbatasan Bandengan dan Karangsari. Untuk pembangunan bakal dialokasikan anggaran sebesar Rp 10 Miliar. Nantinya dibangun di atas lahan seluas 5 hektare yang bakal dibebaskan pemerintah daerah.

Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Hudi Sambodo mengatakan, tambat labuh kapal ditempatkan di perbatasan Bandengan dan Karangsari. Kawasan itu, bakal menjadi tempat bersandarnya perahu atau kapal saat tidak digunakan.

“Rencana appraisalnya di APBD perubahan 2022, termasuk Detail Engineering Design (DED). Anggarannya Rp 10 miliar,” katanya.

Ia menambahkan, pembangunan tambat labuh kapal ini sebagai upaya penataan perahu. Nantinya sekitar 600 perahu dan kapal yang terparkir di badan Sungai Kendal akan dipindahkan. Hal itu supaya aliran sungai menjadi lancar dan mencegah air meluap saat terjadi laut pasang.

Baca juga:  Lokalisasi GBL Hari Ini Ditutup, PSK: Sini Mas, Mampir, Mas….

“Pembangunan sekaligus untuk membersihkan sepanjang sungai dari dua kelurahan dari kapal. Sehingga arus sungai menjadi lancar,” ujarnya.

Tambat Labuh Kapal juga bakal dilengkapi dengan TPI di Kalibiru, pembangunan pedestrian, pemasangan lampu, dan peninggian jalan. Bahkan, pemerintah bakal membangun Pangkalan Pendaratan Ikan (PPI) untuk nelayan Bandengan dan Karangsari.

“PPI itu akan diintegrasikan dengan dermaga penurunan hasil tangkapan ikan sebagai pusat para nelayan,” tambahnya.

Hudi Sambodo mengaku akan berkoordinasi dengan Pemprov Jateng. Agar PPI bisa direalisasikan 2023 mendatang. Masyarakat diminta berperan dalam merawat dan menjaga kawasan yang sudah dibangun.

“Sehingga menjadi perkampungan bersih dan bisa menjadi obyek wisata baru,” tambahnya. (dev/fth)

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya