alexametrics

Bawaslu Kendal Gandeng Siswa Disabilitas Jadi Pengawas Partisipatif

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Kendal – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kendal menggandeng siswa penyandang disabilitas untuk menjadi pengawas partisipatif dalam menyongsong pemilu 2024. Langkah ini dilakukan supaya siswa paham jika menemukan praktik politik uang.

Bawaslu menggandeng siswa penyandang disabilitas di SLB Swadaya Kaliwungu. Para siswa diberi wawasan dan pengetahuan tentang pemilu dan demokrasi. Turut didatangkan KPU Kendal untuk memberikan materi tentang kepemiluan. Sosialisasi dilakukan karena siswa SLB tahun 2024 sudah berusia 17 tahun.

“Saat pemilu mereka sudah memiliki hak pilih. Jadi ini penting dilakukan,” kata Komisioner Bawaslu Kendal Ahmad Ghozali kepada Jawa Pos Radar Semarang.

Ghozali menambahkan, kegiatan baru kali pertama dilakukan untuk remaja berkebutuhan khusus. Dalam sosialisasi menghadirkan guru pendamping yang menerjemahkan menggunakan bahasa isyarat. “Kebanyakan yang ikut siswa tuna grahita, tuna rungu dan tuna netra. Sehingga dalam penyampaiannya perlu guru pendamping agar lebih mudah memahami materi,” imbuhnya.

Baca juga:  Jalan Mulus, Investasi Maju

Kepala SLB Swadaya Kaliwungu merasa terbantu. Karena sebelumnya, para siswanya kurang mendapat pemahaman terkait pemilu. Sebab, selama ini anak biasanya nurut orang tua. “Dengan sosialisasi anak jadi tau tata cara dalam pemilu. Syukur mereka bisa mencegah terjadinya politik uang di lingkungan sekitar,” akunya. (dev/fth)

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya