alexametrics

Siswa SMPN 1 Kaliwungu Kampanyekan Perdamaian Dunia lewat Sablon Kaos

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Kendal — Banyak cara dilakukan untuk mengkampanyekan perdamaian dunia. Terlebih di tengah menguatnya pertikaian negara Rusia dengan Ukraina.

Seperti dilakukan para siswa SMPN 1 Kaliwungu. Mereka membuat sablon kaos bertema perdamaian dunia dengan Peace in the Word. Diantara bertuliskan save ukraine dan save palestine.

Kaos tersebut dibuat untuk memerangi kekerasan dan menggelorakan perdamaian. Selain itu, sablon kaos tersebut sebagai bagian ujian praktek seni rupa dengan membuat sablon kaos.

Diharapkan siswa bisa melatih jiwa kewirausahaan dan mempunyai kepekaan sosial yang tinggi. Para siswa membawa kaos polos yang akan disablon dengan desain berisikan kampanye perdamaian dunia.

“Ujian praktik seni rupa semester ini, sengaja memilih sablon untuk ujian praktek. Selain melatih jiwa kewirausahaan, juga memupuk kepekaan sosial,” kata Kepala SMPN 1 Kaliwungu Agus Suwanto, Selasa (15/3/2022).

Baca juga:  199 Kades Dilantik Secara Daring

Dikatakan Agus, tujuan pendidikan adalah memanusiakan manusia. Sehingga manusia saling menyayangi dan mengasihi satu sama lain. “Mereka membuat sendiri desain dan kata-kata yang akan mereka sablon. Karena mereka menyadari saat ini terjadi ketegangan dunia,” tuturnya.

Kegiatan praktek sablon kaos ini menarik minat siswa karena bisa berkreasi sesuai dengan keinginanya. Siswa juga antusias karena selain bisa mengkampanyekan perdamaian juga melatih jiwa kewirausahaan yang nantinya menjadi bekal masa depan.

“Kami berharap dengan pesan yang ada di kaos sablon ini bisa mengkampanyekan perdamaian di dunia. Selain itu juga melatih jiwa usaha kita karena dengan sablon kaos bisa dijual dan menghasilkan uang,” papar Fajar Nur Alamsyah, salah satu siswa SMPN 1 Kaliwungu.

Baca juga:  Cegah Stunting, Gencarkan Gerakan TTD di Sekolah

Siswa lainnya juga mengaku senang bisa belajar membuat sablon kaos meski sederhana. “Bagus juga untuk melatih siswa peka terhadap sosial dan bisa berwirausaha dengan sablon ini,” ujar. Raihanawiyah, siswa lainnya. (bud/bas)

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya