alexametrics

Rusak dan Berdebu, Jalan Pelabuhan Kendal Bahayakan Pengendara

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, KendalSejumlah warga mengeluhkan kondisi jalan Pelabuhan Kendal, yang rusak dan penuh debu. Hal itu disebabkan lantaran material tanah dari truk pengangkut galian C yang berjatuhan.

Selain berdebu, kondisi jalan masuk pelabuhan berlubang dan bergelombang dengan cekungan sedalam 40 sentimeter. Sehingga kendaraan yang masuk harus mencari jalan di sisi kanan dan kiri bahu jalan agar tidak terperosok.

Kerusakan jalan karena sepanjang lima meter jalan masuk arah Pelabuhan Kendal belum dibeton. Hal tersebut diperparah dengan truk dump pengangkut hasil tambang galian C yang melintas setiap hari. Tak jarang tanah urugan berjatuhan. Akibatnya menjadikan jalan penuh dengan tanah. Jika hujan tanah di jalan tersebut menjadi lumpur. Jalan pun licin.

Baca juga:  Honor Tim Pemulasaran Jenazah Covid-19 di Kendal Diduga Disunat

“Harusnya pihak perusahaan yang akan membangun dan mengakibatkan jalan berdebu bertanggung jawab. Paling tidak setiap jam dibersihkan dengan cara disapu dan disiram. Sehingga tidak sampai menimbulkan debu maupun lumpur,” keluh Maskur, warga Mororejo, Kaliwungu.

Menurutnya, permasalahan ini harus segera diselesaikan. Sebab banyak warga yang mengeluh. Dari sisi kesehatan warga sesak nafas, mata perih, dan pandangan jalan terganggu karena debu.

“Jika tidak hati-hati, tanah yang berada di badan jalan juga bisa mengakibatkan pengendara sepeda motor tergelincir jatuh. Kalau kejadian ini sudah sering terjadi,” tuturnya

Dia meminta Bupati Kendal tegas. Terutama untuk menertibkan truk-truk yang memuat galian C dan perusahaan yang sedang membangun di kawasan ekonomi khusus ini.

Baca juga:  Polres Kendal Luncurkan Posko Wisata Sehat

Selain itu, pihak KIK maupun perusahaan harus ikut bertanggung jawab atas kerusakan dan jalan yang berlumpur maupun berdebu. “Seperti jalan di KIK itu, setiap hari selalu disapu dan disiram. Jadi tidak keluhan debu maupun lumpur,” tandasnya.

Menanggapi hal tersebut, Plh Sekda Kendal, Sugiono mengatakan, jalan tersebut merupakan jalur khusus yang dikelola Dinas Perhubungan (Dishub) Kendal. “Kami akan segera berkoordinasi dengan dinas terkait (Dinas Perhubungan, Red),” katanya.

Sementara, Plt Kepala Dishub Kendal Arsiati Rosyada mengakui memang akses jalan buruk karena jalan kerap dilintasi truk dum yang mengangkut tanah galian C. “Sudah sering kami perbaiki, tapi selalu rusak terus. Karena dilintasi dump truk galian C,” katanya. (bud/zal)

Baca juga:  Kawal Pembangunan dengan Klinik Lipen Abang

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya