alexametrics

Empat Rumah Roboh Diterjang Longsor

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, KENDAL – Empat rumah warga Dusun Siber, Desa Banjarejo rusak parah tertimpa material longsor. Peristiwa terjadi setelah hujan deras dengan intensitas tinggi mengguyur wilayah Boja.

Beruntung tidak ada korban jiwa. Pemilik mengalami kerugian hingga puluhan juta. Mereka juga terpaksa mengungsi sebab rumahnya tak bisa ditempati.

Rumah yang rusak milik Siti Indarti, Bintaro Laksono, Suko Siswanto dan Zulka Maitreya. Insiden longsor longsor terjadi secara tiba-tiba Kamis (6/1) malam. Rumah milik Siti Indarti rusak bagian dapur belakang dan ikut ambrol terbawa longsoran. Siti mengaku sangat panik saat kejadian. Sebab saat itu, ibu mertuanya dan suami Bintoro sedang berada di belakang. “Suami di kamar mandi dan ibu mertua di belakang. Jadi panik saat lihat dapur ambrol terbawa longsoran. Sampai rumah ini rasanya ikut berjalan,” katanya, kemarin (7/1).

Baca juga:  1.572 Guru Terima SK P3K

Melihat bagian dapur sudah rusak parah, Siti langsung menarik ibu mertua agar selamat dari reruntuhan. Sementara suaminya selamat meski jarak longsoran hanya tersisa satu meter. Saat kejadian, hujan deras sekali. “Tiba-tiba mendengar kaya suara gemuruh dan tembok dapur ambruk terbawa longsoran,” ujarnya.

Korban lain, Bintoro saat kejadian berada di dalam rumah bersama anak dan istri. Hujan deras sempat membuat was-was karena air dari atas sudah banyak yang mengalir ke rumahnya. “Saya hanya mendengar bunyi gemuruh dari belakang rumah, lalu saya tengok ke belakang rumah kandang ayam sudah terbawa material longsor dan menimpa bagian dapur hingga hancur,” jelasnya.

Seketika ia menarik anak dan istrinya keluar rumah untuk menghindar dari longsoran. Tidak hanya itu dirinya juga mengevakuasi penghuni rumah sebelahnya yang juga rusak diterjang longsor. “Saya lihat di atas juga ada pemilik rumah yang belum menyelamatkan diri lalu saya tarik keluar untuk menghindar,” tambahnya.

Baca juga:  Longsor Hancurkan Pipa Air Bersih

Hingga Jumat siang material longsoran belum dibersihkan karena kondisinya cukup membahayakan takut terjadi longsor susulan. Relawan dan warga dibantu aparat TNI/Polri bergotong-royong membuat aliran air agar tidak memicu longsor susulan.

Kepala BPBD Kendal Sigit Sulistiyo mengatakan, longsor akibat intensitas hujan yang tinggi. Hal itu diperparah kondisi tanah di daerah pegunungan itu labil. “Sehingga daya rekat tanah nol karena tergerus air hujan,” katanya.

Saat kejadian hujan dengan intensitas sedang hingga lebat dan disertai dengan angin kencang. BPBD melakukan assessment dilokasi kejadian. “Untuk saat ini masih hujan dengan intensitas ringan hingga sedang dan seluruh penghuni rumah untuk sementara mengungsi di rumah tetangga,” tambah Sigit. (bud/fth)

Baca juga:  Hujan Dua Hari, Longsor di Empat Kecamatan

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya