alexametrics

100 Kilometer Jalan di Kendal Masih Rusak

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Kendal – Perbaikan jalan di Kendal mengalami kendala lantaran anggaran dipangkas untuk penanganan covid 19. Dari 770 kilometer jalan setidaknya masih ada 100 kilometer yang dalam kondisi rusak.

Seharusnya, jalan tersebut sudah harus rampung dibangun tahun 2020. Tapi karena kondisi pandemi. Sehingga anggaran yang diperuntukkan perbaikan jalan, harus dialihkan penanganan covid. Hal tersebut masih berlanjut di 2021 ini. “Tahun ini hanya menangani perbaikan jalan sepanjang  6 kilometer, karena masih fokus penanganan covid,” kata Kepala DPUPR Kendal Sugiono, kemarin.

Tahun 2022, pada APBD yang dialokasikan untuk perbaikan jalan justru malah nol rupiah. Sehingga perbaikan jalan di Kendal, DPUPR Kendal hanya bergantung pada Dana Alokasi Khusus (DAK) Pemprov Jateng. DAK mengajukan Rp 37 miliar pada 2022. Tentu dengan anggaran tersebut belum cukup. Hanya bisa menjangkau perbaikan jalan sepanjang 20 kilometer. “Sehingga masih menyisakan 80 kilometer jalan yang belum tertangani,” ujarnya.

Baca juga:  Kasus PMK Naik, Pemkab Kendal Perpanjang Penutupan Pasar Hewan

Di penghujung 2021 melalui APBD Perubahan, pembangunan jalan hanya menyelesaikan satu pekerjaan. Yakni berupa betonisasi sepanjang 4,7 kilometer.  Yakni jalan penghubung Desa Jatirejo, Kecamatan Ngampel dengan Desa Sidomakmur, Kecamatan Kaliwungu Selatan. “Saat ini sedang digarap, 28 Desember nanti selesai,” tambahnya.

Betonisasi jalan selebar empat meter ini bakal menghubungkan akses Kendal dengan Kota Semarang. Yakni melalui jalur  alternatif Magangan – Pongangan – Darupono hingga Padaan, Desa Ngadirgo, Kecamatan Mijen, Kota Semarang. DPUPR Kendal mengusulkan dana perbaikan jalan penerus hingga ke Dusun Surak, Desa Kalirejo, Kecamatan Singorojo. “Yakni sepanjang 2 kilometer kepada Pemprov Jateng melalui DAK,” tambahnya.  (bud/fth)

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya