alexametrics

Tunggakan Pajak Kendaraan di Kendal Capai Rp 33 Miliar

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, KendalKepatuhan masyarakat Kendal untuk membayar pajak kendaraan masih kurang. Buktinya sampai akhir Oktober 2021 Samsat Kendal memiliki catatan tunggakan kendaraan mencapai Rp 33 miliar.

Hal itu terungkap saat  Sosialisasi Kepatuhan Pembayaran Pajak Kendaraan Bersama Tim Penggerak PKK Kendal.  Kondisi ini tentu menjadi catatan buruk bagi Unit Pengelolaan Pendapatan Daerah (UPPD) Samsat Kendal.

Seharusnya, bulan Oktober target sudah 83 persen. Tetapi baru tercapai 73 persen, kurang 10 persen. “Tunggakan pajak kendaraan tercatat mencapai Rp 33 miliar,” kata Unit Pengelolaan Pendapatan Daerah (UPPD) Samsat Kendal Retno Pantja Indah.

Ia menambahkan, menurunnya pendapatan pajak ini tidak lepas dari dampak pandemi. Selain itu juga adanya pembatasan kegiatan, sehingga beberapa layanan terpaksa ditutup sementara.  Pihaknya juga sudah melakukan berbagai upaya untuk menggaet wajib pajak. Dengan jemput bola petugas secara door to door.

Baca juga:  Kuota Calhaj Kendal hanya 50 Persen

Selain itu menambah layanan tempat pembayaran,  seperti Samsat Keliling, Samsat Siaga, Samsat Malam dan Samsat CFD.  “Sekarang layanan yang mendekatkan wajib pajak mulai dibuka kembali. Sehingga bisa mempermudah masyarakat membayar pajak,” tambahnya.

Sekretaris Badan Pengelola Pendapatan Daerah Provinsi Jawa Tengah Nadi Santoso menambahkan, Bappeda Provinsi Jawa Tengah sudah bekerjasama dengan TP PKK Provinsi Jawa Tengah melakukan sosialisasi kepatuhan pajak kepada masyarakat.

langkah ini ini untuk membantu sosialisasi ke masyarakat yang paling bawah. “Kader PKK sampai desa-desa hingga tingkat dasawisma, jadi ini sebagai upaya untuk sosialisasi kepada masyarakat,” katanya.

Ia menambahkan, tunggakan pajak kendaraan di Jawa Tengah masih tinggi. Saat ini baru mencapai 74 persen dengan lebih dari Rp 1 triliun. Akibat pandemi, tahun 2020 capaiannya 97 persen. “Mungkin karena masa Pandemi Covid-19,” paparnya.

Baca juga:  Bawaslu Ajukan Rp 11,7 M untuk Pilkada

Untuk memudahkan, pembayaran pajak kendaraan juga bisa melalui aplikasi New Sakpole. Wajib pajak bisa membayar pajak kendaraan dan pengesahan STNK menjadi lebih mudah.

Sebab bisa dilakukan di manapun melalui aplikasi yang sudah diunduh di HP.  “Aplikasi New Sakpole ini hanya untuk pajak tahunan kendaraan.  Sedangkan untuk pajak lima tahunan tetap dilakukan di Kantor Samsat,” tambahnya.  (bud/fth)

 

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya