alexametrics

Chaca Ajak Semua Pihak Berperan Aktif Tekan Stunting

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Kendal — Angka stunting di Kendal masih cukup tinggi. Bahkan setiap tahun meningkat. Ketua TP PKK Kendal Wynne Frederica Ganinduto mengajak semua pihak berperan aktif menekan stunting.

Kasus stunting di Desa Purwosari pun tak luput dari perhatiannya. Saat ini ada 57 anak mengalami kekurangan gizi kronis. Total kasus stunting di Kendal mencapai 5.017 anak. Jumlah tersebut meningkat sebanyak 693 kasus dibanding tahun lalu yang di angka 4.324 kasus.

Kades Purwosari, Muhammad Miadi mengatakan, anak-anak stunting di desanya tidak semua dari keluarga tidak mampu.

“Mungkin karena pola asuh atau pada saat kehamilan, ibunya kurang memperhatikan gizi anak dalam kandungan,” ujarnya.

Baca juga:  Dihantam Truk Trailer, Cucian Mobil Porak-Poranda

Dari kasus Desa Purwosari ini, Wynne Frederica meminta pemerintah desa, kecamatan dan puskesmas, untuk memberikan perhatian khusus pada Desa Purwosari.

Salah satu cara yang dapat ditempuh adalah dengan gencar melakukan sosialisasi pencegahan stunting.   Sehingga antara masyarakat dan pemerintah memiliki kesamaan visi dan misi dalam penanganan masalah stunting.

Selain itu, dengan gerakan dan aksi nyata. Chacha-sapaan Wynne Frederica- mencontohkan, untuk kasus Desa Purwosari dilakukan dengan gerakan gemar makan ikan. Hal itu bisa ditempuh dengan membangun empang untuk budidaya ikan.  “Hasil ikannya bisa dikonsumsi warganya sendiri,” ujar Chaca.

Ia mengakui, memang masalah stunting bukan hanya karena masalah ekonomi atau kekurangan bahan pakan. “Bisa juga stunting ini dikarenakan pola asuh yang salah dari orang tua maupun lingkungan sekitar,” terangnya.

Baca juga:  Tinjau Posko Pasar Sehat, Ganjar Diserbu Pedagang

Oleh karena itu, ia meminta sosialisasi stunting digencarkan. Terutama ditekankan kepada ibu-ibu hamil secara door to door. “Datengin rumahnya satu-satu langsung, agar lebih dekat dengan sasaran,” jelasnya.

Selain itu pendampingan keluarga di Kendal, sampai dengan saat ini sendiri terhitung capaiannya masih belum ada.

Bupati Kendal Dico Mahtado Ganinduto mengakui, belum ada perhatian lebih terhadap stunting di Kendal. BKKBN sendiri, sudah memfasilitasi untuk pencegahan stunting. “Sekarang ini kewajibannya untuk menyosialisasikan soal stunting,” imbuhnya. (bud/zal)

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya