alexametrics

Bupati Dico ‘Todong’ Menpora Rp 62 Miliar

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Kendal — Bupati Kendal Dico Mahtado Ganinduto meminta bantuan anggaran sebesar Rp 62, 841 miliar kepada Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora).

Anggaran tersebut akan digunakan untuk optimalisasi enam sarana dan prasarana olahraga dan kepemudaan.

Dico mengajukan langsung kepada Menpora Zainudin Amali saat berkunjung Santoso Stable, Boja.

Menurut Dico, enam pembangunan tersebut merupakan kebutuhan krusial demi memajukan dunia olahraga di Kendal.

GOR misalnya sebagai pusat olahraga masyarakat dan pembibitan atlet, kondisi bangunan dan lingkungan saat ini memprihatinkan. “Perlu dibangun dan dioptimalisasi,” katanya, kemarin.

Kemudian pembangunan Kendal Youth Center. Menurutnya sangat penting. Sebab sebanyak 23 persen masyarakat Kendal berada di rentang usia remaja. “Gedung ini sebagai upaya meningkatkan kreativitas dan inovasi para remaja,” jelasnya.

Baca juga:  Terinspirasi Baju Kotor dari Sawah, Kembangkan Warna Batik dari Lumpur

Tak kalah penting perbaikan Stadion Utama Bahurekso. Stadion ini memiliki fasilitas olahraga cukup lengkap. Mulai track lari, lapangan sepakbola, panjat tebing, skatepark, hingga lapangan volly pantai.

Namun kondisinya saat ini kurang terawat. Banyak yang sudah lusuh. Sebagian juga rusak. Stadion Utama juga belum dilengkapi dengan lampu sorot.

“Makanya pemanfaatannya belum dapat optimal, karena malam hari tidak bisa digunakan,” imbuhnya.

Menanggapi hal tersebut, Menpora Zainudin Amali mengapresiasi mimpi dan kerja Bupati Dico. Salah satunya melalui pembangunan Kendal Youth Center. Menurutnya,  fasilitas itu bisa menjadi wadah pemuda untuk berinovasi dan mengasah kreativitas.

Zainudin Amali juga akan mendukung upaya Dico membuka sport tourism di Kendal. Beberapa sport tourism yang sedang dirintis, di antaranya wisata berkuda Santoso Stable di Pasigitan Boja dan wisata Aeromodelling di Sumbersari Ngampel.

Baca juga:  Ke Sekolah Lagi, Ketemu Teman Lagi, Setelah 1,5 Tahun Belajar di Rumah

Menurut Menpora, di Indonesia masih sedikit daerah yang membuka sport tourism. Rencana pemkab ini memiliki potensi yang besar, menjadi tempat yang dicari. Terutama bagi pecinta olahraga.

“Makanya kami mengapresiasi Kendal yang sudah mulai merintis beberapa sport tourism,” paparnya. (bud/zal)

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya