alexametrics

Bantu UMKM, SMKN 3 Kendal Luncurkan Platform E-Commerce Sekolahjuragan 

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Kendal —Siswa SMKN 3 Kendal, meluncurkan platform e-commerce untuk membantu pelaku Usaha Menengah Kecil Mikro (UMKM) memasarkan produk. Namanya Sekolahjuragan.

Sebelum menjadi mitra, pelaku UMKM harus mendaftar dan lolos verifikasi.  Setelah disetujui akan muncul menjadi mitra. Saat ini platform tersebut masih khusus untuk para pelaku UMKM di wilayah Kecamatan Singorojo, Boja dan Limbangan (Siboli).

“Sekolahjuragan ini, menawarkan kemudahan berbelanja produk lokal secara online. Awalnya di kembangkan para siswa dan guru, kemudian meluas dengan menggandeng UMKM yang ada di wilayah Siboli,” kata Kepala SMKN 3 Kendal, Agus Basuki kemarin (30/9/2021).

Uniknya, di SMKN 3 tidak ada jurusan pemasaran, marketing, maupun aplikasi. “Malahan platform tersebut dibuat oleh siswa jurusan komputer,” jelas Agus Basuki.

Baca juga:  KEK Tantangan TNI dan Polri

Ke depan, harapannya UMKM dan sekolah bisa sama-sama menghasilkan produk. Sehingga bisa dipasarkan lewat e-commerce. Sebab selama ini, kendala utama UMKM bukan pada masalah produksi, melainkan pemasaran.

“Karena kalau bisa produksi tetapi tidak bisa memasarkan akan percuma. Hemat kami yang harus dipikirkan bagaimana sekarang ini UMKM digenjot pemasaran digitalnya. Kalau produk, kami yakin produk mereka bagus semua,” ujarnya.

Tujuan pembuatan e-commerce ini agar  siswa SMK bisa memajukan ekonomi dan UMKM di wilayah Siboli dan Kendal pada umumnya.

Saat ini, menurut Agus, sudah ada  13 UMKM dengan berbagai macam produk yang sudah bergabung. “Harapan kami akan lebih banyak lagi yang bergabung, sehingga bisa memberikan manfaat secara luas,” tambahnya.

Baca juga:  Terkuak, Perusahaan Penyuplai UPVC di Indonesia Hanya Ada di Kendal

Sementara Camat Boja, Sucipto mengatakan, upaya ini diharapkan bisa membuat UMKM berkembang. Ia pun mengapresiasi inovasi para siswa SMKN 3 ini.

Kepala Cabang Dinas Pendidikan Propinsi Jawa Tengah wilayah XIII, Ernest Ceti Septyanti berharap, Sekolahjuragan ini, bisa dimanfaatkan pelaku usaha di tingkat kabupaten, provinsi dan nasional.

Sementara itu, pelaku usaha mengaku terbantu dengan platform digital ini. Sehingga produknya bisa dikenal lebih luas. “Ini terobosan yang baik. Kami pelaku UMKM di wilayah Siboli sangat mendukung dan terbantu dalam hal pemasaran,” ujar Sugeng pemilik UMKM kopi. (bud/zal)

 

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya