alexametrics

Pembongkaran Pasar Weleri yang Roboh Menyalahi Prosedur, Kontraktor Diduga Ingin Hilangkan Bukti

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Kendal — Diduga ingin menghilangkan jejak dan barang bukti, pihak ketiga pelaksana proyek pembangunan Pasar Weleri Sementara I membongkar dan membangun kembali bangunan yang sudah roboh. Padahal statusnya saat ini masih dalam pemeriksaan oleh Inspektorat Kendal.

Pantauan di lokasi, 17 los pasar darurat yang roboh telah dibersihkan. Bahkan beberapa los di bagian utara yang sempat roboh telah mulai dibangun. Tampak sejumlah aktivitas pekerja lapangan baik yang membongkar material bangunan yang roboh. Ada pula pekerja yang bertugas membangun kembali.

Inspektur Inspektorat Kendal Sugeng Prayitno mengaku menyayangkan pembongkaran dan pembangunan yang telah dilakukan kontraktor. “Sebab masih dalam pemeriksaan oleh auditor Inspektorat Kendal,” katanya saat dikonfirmasi di kantornya Rabu (22/9/2021).

Baca juga:  Masih Banyak Pedagang Belum Mau Pindah ke Relokasi Pasar Weleri

Menurutnya, pembongkaran maupun pembangunan eks los pasar yang roboh itu jelas menyalahi prosedur. “Jadi secara tidak langsung tidak mengindahkan yang sudah kami perintahkan,” katanya.

Pemeriksaan secara komprehensif ini penting. Sehingga diketahui penggunaan dan pengelolaan administrasi keuangan. “Tujuannya supaya kesimpulan yang kami dapat juga benar. Apakah terjadi penyimpangan atau memang sudah sesuai spesifikasi kontrak pekerjaan,” ungkap Sugeng

Baca Juga: Inspektorat Kendal Temukan Kejanggalan saat Sidak Pasar Darurat Weleri

Sugeng mengatakan, sebelumnya telah memerintahkan OPD terkait dalam hal ini Dinas Perdagangan (Disdag) Kendal. Yakni agar bangunan sementara waktu untuk bangunan pasar dibiarkan sampai proses pemeriksaan selesai dan diperoleh kesimpulan.

“Kami minta jangan diapa-apakan  dulu. Jangan dibongkar dan jangan diperbaiki. Termasuk pembayaran juga kami minta untuk ditahan. Tapi ternyata tidak dipatuhi. Kami akan segera cek ke lokasi dan minta untuk pembangunan dihentikan terlebih dahulu,” imbuhnya.

Baca juga:  Ternyata Ini Penyebab Kebakaran yang Menghanguskan 24 Los Pasar Sukorejo

Diketahui, Pasar Weleri Sementara I mengalami insiden bencana. Sebanyak 17 los yang rencananya akan ditempati 136 pedagang roboh karena diterpa angin pada Selasa (14/9/2021) lalu. Padahal kondisinya baru selesai dibangun dengan menghabiskan anggaran sebesar Rp 3,6 miliar. (bud/ton)

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya