alexametrics

Hampir Sebulan Nelayan Kendal Tak Dapat Kuota Solar

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, KendalSeluruh nelayan di Kendal, mengalami kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) jenis solar bersubsidi. Sudah hampir satu bulan para nelayan tidak mendapatkan kuota solar. Bahkan Stasiun Pengisian Bahan Bakar Nelayan (SPBN) hampir seluruhnya kosong.

Seperti yang dialami nelayan di Desa Gempolsewu, Kecamatan Rowosari. Ratusan jeriken berjejer di SPBN Tawang. Bahkan para istri nelayan ini, rela datang sebelum subuh, demi mendapatkan surat rekomendasi dari dinas terkait. Pasalnya, jika tidak membawa surat rekom tersebut, mereka tidak akan dilayani.

Kemarin, adalah hari pertama SPBN Tawang mendapatkan pasokan BBM, setelah hampir sebulan para nelayan tidak dipasok. Pembelian solar juga dibatasi. Setiap mesin perahu mendapatkan jatah 20 liter solar saja.
“Saya sudah datang ke SPBN ini sejak pukul 05.00 WIB.  Karena harus ambil surat rekomendasi pembelian solar dan nomor urut,” kata Nur Dwi Yani, warga Tawang Barat.
Menurut Dwi Yani, solar 20 liter diakuinya tidaklah cukup. Sebab sekali melaut setidaknya butuh 70-100 liter solar. “Para suami melaut, jadi para istri yang membeli dan megantre solar,” ujarnya.

Baca juga:  Bupati Dico Minta Maaf pada Warga Kendal

Hal senada dikatakan Dyah, istri nelayan lainnya.  Ia malah mengaku datang ke SPBN Tawang sejak pukul 03.00. “(kelangkaan solar di SPBN) Sudah terjadi sejak akhir Juli hingga Agustus ini. Bahkan sudah tiga pekan suami saya tidak pergi melaut,” akunya.
Kelangkaan BBM untuk nelayan terjadi karena memang ada pembatasan kuota BBM bersubsidi untuk nelayan. Tercatat tahun ini, nelayan Kendal hanya dijatah 7.150 kiloliter solar subsidi oleh pemerintah. Padahal kebutuhan solar nelayan Kendal mencapai 11.400 kiloliter per tahun.  “Artinya hanya sekitar 65 persen saja,” kata Plt Kepala Dinas Kelautan dan Perikan Kabupaten Kendal, Hudi Sambodo.

Pemkab Kendal akan semaksimal mungkin hadir di tengah kesulitan masyarakat. Terkait dengan keterbatasan subsidi solar. “Kami akan menyampaikannya ke BPH Migas dan meminta agar kuota untuk Kendal bisa ditambah sesuai dengan kebutuhan para nelayan,” ujarnya. (bud/zal)

Baca juga:  Bupati Kendal Lantik Sembilan Pejabat Baru, Jabatan Kadinkes Masih Kosong

 

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya