alexametrics

Upacara HUT Kendal Diganti Pengajian dan Doa Bersama

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Kendal – Hari ini (28/7/2021), Kabupaten Kendal tepat berusia 416 tahun. Hari jadi kali ini diperingati sederhana di tengah pandemi Covid-19. Upacara yang biasa digelar setiap hari jadi, diganti pengajian dan doa bersama.

Bupati Kendal Dico M Ganinduto mengatakan, pada momen hari jadi ke-416 kali ini, tidak ada pesta perayaan. Kondisi pandemi yang belum mereda, membuat upacara peringatan HUT ke-416 juga ditiadakan. Upacara diganti dengan pengajian dan doa bersama yang diikuti masyarakat, serta aparatur di lingkungan kerja masing-masing.

“Ini juga salah satu ikhtiar kita untuk bisa menurunkan angka Covid-19. Kami berharap semoga pandemi Covid-19 segera berakhir di Kabupaten Kendal dan Indonesia umumnya,” kata bupati berusia 31 tahun ini dalam rapat paripurna istimewa DPRD memperingati hari jadi Kabupaten Kendal ke-416, Selasa (27/7/2021).

Baca juga:  Talut Bodri Rawan Jebol, Warga terpaksa Mengungsi

Dico menambahkan, perayaan HUT kali ini juga dibuat lebih bermakna. Pemkab Kendal membuat serangkaian acara peringatan hari jadi yang dapat diikuti oleh seluruh masyarakat Kendal secara gratis. Seperti acara webinar series mulai 23 hingga 30 Juli 2021. Kegiatan ini dilakukan secara virtual, berupa kelas, pelatihan, dan seminar oleh pembicara andal di bidangnya.

“Harapannya, ini dapat menciptakan sumber daya manusia Kendal yang siap dan terampil dalam menghadapi era Industri 4.0. Juga meningkatkan kualitas hidup masyarakat, dan iklim investasi yang andal,” kata suami artis Chacha Frederica ini.

Ia menjelaskan, saat ini Pemkab Kendal telah berupaya keras dalam menurunkan kasus Covid-19. Pihaknya terus melakukan percepatan proses vaksinasi kepada masyarakat di lima sentra vaksin. Termasuk kepada anak usia 12-17 tahun.

Baca juga:  Suami Bunuh Istri di Srinindito Semarang, Ada 14 Luka Tusukan di Tubuh Korban

“Saya memohon maaf atas penerapan kebijakan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat yang dianggap tidak nyaman. Dengan adanya PPKM Darurat ini diharapkan bisa menekan kasus aktif harian Covid-19,” tandasnya.

Di sisi lain, berbagai prestasi dan penghargaan yang diperoleh Pemkab Kendal dan masyarakat menjadi kado hari jadi tahun ini. Dico pun sangat mengapresiasi siapapun yang terlibat di dalamnya. Berkat mereka, nama daerah semakin disanjung dan dikenal.

“Saya ucapkan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya atas prestasi insan-insan masyarakat Kendal yang telah berprestasi di tingkat provinsi, nasional, dan internasional. Semoga prestasi ini terus ditingkatkan semakin tinggi untuk membawa nama harum daerah Kabupaten Kendal tercinta ini,” ujarnya

Baca juga:  Tawuran Jelang Sahur, 11 Remaja Warga Kuningan Semarang Diamankan

Pada momen HUT ini, Dico menyebutkan belasan penghargaan yang diperoleh Kabupaten Kendal selama satu tahun terakhir. Beberapa di antaranya adalah penghargaan hasil evaluasi Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) dengan kategori sangat baik dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB).

Selain itu, penghargaan pengawasan kearsipan eksternal dengan kategori memuaskan dari Arsip Nasional Republik Indonesia. Juga juara II Kabupaten Inovatif dari  Kementerian Riset dan Teknologi, serta sejumlah penghargaan lainnya.

Selain itu, Dico juga sangat mengapresiasi peran masyarakat. Berkat kerja keras mereka, Dusun Jambu, Desa Klaices, Kecamatan Patean meraih Juara I gapura terbaik tingkat nasional. Selain itu, Desa Mojo, Kecamatan Ringinarum juga berhasil meraih juara II lomba inovasi Satlinmas tingkat Provinsi Jateng. (yan/aro)

 

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya