alexametrics

Gencarkan Pemahaman Covid pada Santri Muda

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Kendal – Aktivitas pembelajaran di pesantren tetap berjalan di masa pandemi. Pengelola pun terus memberikan pemahaman tentang Covid pada para santrinya. Usia yang masih anak-anak dan remaja, membuat mereka butuh pemahaman lebih.

Hal itu diterapkan di Pondok Pesantren Al-Miftah, Desa Donosari. Santri harus dibimbing agar bisa beradaptasi dengan kebiasaan di masa pandemi. Menurut salah satu pengurus Ponpes Al-Miftah, Muhammad Khabibullah, para santri muda belum bisa memahami secara penuh. Pihaknya pun gencar menyosialisasikan bahaya Covid. Kemudian bagaimana cara menerapkan protokol kesehatan.“Seperti pakai masker, dan cuci tangan tiap kegiatan,” ujarnya.

Ia menjelaskan saat ini santri sudah mulai banyak yang paham terkait adanya pandemi. Sehingga dalam berbagai aktivitas mereka sadar dengan sendirinya mengenakan masker. Selain itu, keluarga juga turut mendukung penerapan protokol kesehatan. Mengingat seluruh pembelajaran dilakukan tatap muka oleh para santri mukim.

Baca juga:  Tempat Relokasi Sepi, Warga Bangun Lapak di Depan Pasar Weleri yang Terbakar

Pemahaman tidak hanya diberikan pada santri, melainkan juga para orang tuanya. Mereka dihimbau membekali anaknya untuk perlengkapan kesehatan. Seperti masker, obat-obatan, dan lain sebagainya. “Selain diberi pemahaman, ada sanksi bagi mereka yang abai terhadap protokol kesehatan. Itu supaya mereka memperhatikan,” terangnya.

Wartawan Jawa Pos Radar Semarang menyempatkan meninjau proses pembelajaran di pesantren tersebut. Walaupun mereka mukim dan hanya bertemu orang yang sama, mereka tetap mengenakan masker. Terlihat, satu meja hanya ditempati satu orang santri. Mereka duduk selang seling, ada yang di bagian kanan dan ada yang di bagian kiri meja.

Hadiyyatullah Mustanaaroh, mahasiswi UIN Walisongo Semarang, yang ikut melakukan pendampingan di sana mengatakan, pemahaman tentang covid itu penting. Edukasi bisa diberikan pada anak-anak sejak usia dini.

Baca juga:  OPD Harus Berinovasi untuk Kelancaran Pembangunan

“Prokes ini memang harus terus diingatkan, jangan sampai para santri terlena dengan keadaan dan abai,” tandasnya. (yan/zal)

 

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya