alexametrics


Warga Dukuh Mlaten Waswas Longsoran Melebar

Rekomendasi

RADARSEMARANG.ID, Kendal — Hujan deras yang mengguyur Kendal Senin (21/6/2021) lalu, mengakibat tebing setinggi 15 meter di Desa Sumberejo, Kecamatan Kaliwungu, longsor. Reruntuhan menimpa rumah yang berada di bawahnya.

Butuh penanganan serius dari pihak terkait. Jika tidak, longsoran akan melebar dan mengancam rumah warga. Sebab ada beberapa rumah warga RT 4 RW 1 Dukuh Mlaten yang posisinya berada di atas bukit. Termasuk rumah yang berada di bawahnya.

Tidak ada korban jiwa dalam kejadian longsor tersebut. Tapi warga yang tinggal di bawah tebing harus mengungsi. Mereka khawatir jika terjadi longsor susulan, mengingat cuaca tak menentu.

Rumah yang tertimpa material longsoran milik Sukari. Bagian dapur dan kamar mandi rusak parah tertimpa tanah dan pohon yang longsor. Total kerugian mencapai belasan juta rupiah. Sedangkan rumah yang berada di atas bukit, milik Ahmad Budiono tergerus. Hanya dua meter saja dari rumahnya.

“Padahal sebelumnya, jarak tebing itu sekitar 12 meter, jadi sekarang hanya tersisa dua meter saja. Jika tidak ditanggulangi, maka rumah saya bisa tergerus dan lama-lama akan longsor,” kata Budi kemarin (22/6/2021).

Peristiwa longsor terjadi saat malam. Saat itu, ia bersama istri dan anak sedang tidak di rumah. “Begitu pulang, dikabari jika semalam longsor. Setelah saya lihat, pekarang rumah belakang sudah habis karena longsor,” katanya.

Sementara Sukari mengatakan, peristiwa terjadi sekitar pukul 23.00 WIB. Saat itu kondisinya hujan deras. Ia sedang berada di ruang tengah. “Tiba-tiba terdengar bunyi gemuruh seperti mau gempa,” katanya.

Ia langsung lari keluar rumah. Tidak berselang lama, suara gemuruh tersebut berpindah ke bagian belakang rumah. Saat dilihat dapur dan kamar mandi miliknya sudah porak poranda. “Tertimpa material tanah dan pepohonan,” ujarnya.

Beruntung saat kejadian tidak ada anggota keluarganya yang berada di rumah bagian belakang. “Anak-anak di ruang depan sedang menonton TV. Begitu longsor, semua kami ajak pindah ke rumah ibunya yang berada sebelahnya,” tandasnya.

Sementara itu Kepala Desa Sumberejo, Ngatman mengatakan, satu rumah rusak parah, sedangkan satu lagi yang berada di atas bukit terancam ambruk. Sebab jarak rumah dengan tebing akibat longsor, kini tinggal dua meter.

“Untuk  bantuan kebutuhan sehari-hari sudah dikirim dan akan dilakukan gotong royong membersihkan material tanah yang menimpa bagian dapur rumah Sukari,” jelasnya.

Kades Ngatman menambahkan, dalam sepekan terakhir tebing terus mengikis talud hingga akhirnya longsor dan menimpa rumah yang berada di bawahnya.“Kondisi tanah labil, jika tidak segera ditalut, bisa terjadi longsor susulan,” kata Fitriyah, warga lain. (bud/zal)

Terbaru

Fadia Baca Semua Aduan Warga

Tempat Ibadah Harus Taat Prokes

Populer

Lainnya