alexametrics


Sidomakmur Potensi Jadi Pengekspor Porang

Rekomendasi

RADARSEMARANG.ID, KendalKendal memiliki potensi sebagai daerah pengekspor umbi Porang jika melihat potensi  lahan luas dan hasil panen yang bagus. Bupati Dico Mahtado Ganinduto pun mendorong petani mengmbangkan porang.

Demikian dikatakan bupati saat menghadiri panen Porang perdana di Desa Sidomakmur, Kecamatan Kaliwungu Selatan. Tidak hanya menghasilkan umbi porang untuk diekspor saja, pemkab akan membantu petani untuk dapat melakukan pengolahan umbi porang menjadi chip yang memiliki nilai jual lebih tinggi. Ia akan mencarikan investor yang tepat. “Termasuk penjualannya akan kami carikan,” tuturnya, kemarin.

Porang saat ini menjadi primadona. Makanya jangan sampai petani porang di Kendal menjual ke pihak ketiga yang harganya rendah. “Permainan harga saat ini sangat dimungkinkan,” katanya.

Dico juga menyebut tingginya nilai chip porang mampu mencapai 45 ribu hingga 60 ribu untuk per kilogram. Sedangkan pasar porang sendiri targetnya ekspor di negara  China dan Jepang.

Target pasar luar negeri inilah yang akan menjadi tujuan utama. Sebab produk porang adalah produk baru. “Kami akan memaksimalkan Mal Pelayanan Publik (MPP) terkait pengurusan ekspor. Nantinya akan mempermudah warga Kendal untuk pengurusan ekspor,” tandasnya.

Kepala Desa Sidomakmur, Bambang S Hasbi menyebutkan, lahan yang dikelola warga saat ini adalah lahan milik perhutani. Sementara kendala utama pertanian porang adalah pada pengadaan bibit. Pihaknya meminta dukungan bibit kepada pemkab.

Untuk pengolahan dari umbi porang, pihak desa telah memiliki alat pemotong dan pengering yang akan membuat porang menjadi chip.“Sehingga tidak menjadi masalah. Namun saat ini bibit porang saat mahal dan sulit didapat,” imbuhnya. (bud/zal)

 

Terbaru

Fadia Baca Semua Aduan Warga

Tempat Ibadah Harus Taat Prokes

Populer

Lainnya

Nostalgia Bersama Civic Nouva

Sosialisasi Sekaligus Nglarisi Pedagang

Penerima BST Tambah 800 Orang