alexametrics

GP Ansor Organisasi Perkaderan dan Pergerakan

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, KendalGerakan Pemuda (GP) Ansor sebagai organisasi kepemudaan di Nahdlatul Ulama (NU) tidak hanya menjadi organisasi perkaderan semata. Tapi juga organisasi pergerakan.

Pergerakan di sini adalah bergerak untuk membenahi ideologi, pendidikan, sosial keagamaan dan ekonomi serta lainnya. “Intinya berkhidmah di masyarakat untuk menciptakan kehidupan yang dinamis,” kata Mantan Ketua Pengurus Anak Cabang (PAC) Kaliwungu GP Ansor, Wahidin Yunus.

Sekarang ini, lanjut Wahid, hal terpenting adalah membangkitkan ekonomi. Sehingga para pemuda di NU bisa mandiri. “Memunculkan ide kreatif, agar bisa membangun ekonomi kreatif,” katanya di sela saresehan peringatan Hari Lahir (Harlah) GP Ansor ke-87 tahun.

Hadir dalam peringatan tersebut, Mantan Wakil Bupati Kendal (2010-2015) Mukhammad Mustamsikin. Ia juga mantan Ketua PAC GP Ansor Kaliwungu, Periode 2005-2010. Mustamsikin menegaskan agar para pengurus dan anggota NU Kaliwungu meningkatkan kualitas SDM, dengan berbagai kajian kitab dan diskusi. Sehingga nantinya bisa menjawab berbagai persoalan yang ada di masyarakat. Terutama masalah keagamaan yang berkaitan dengan amaliyah dan tradisi yang ada di NU.

Baca juga:  Mengenal KH Dimyati Rois, Sosok Kiai Sederhana Tawadhu dan Santun

Seperti tahlilan, yasinan, salawatan, manaqib, serta lainnya. “Jadi kalau masih ada orang mempertanyakan amaliyah, ritual dan budaya yang ada di NU, mereka bisa menjawabnya,” tandasnya.

Ketua Tanfidziyah MWC NU Kaliwungu, Muhammad Abbas mengatakan, harus belajar tiga hal dari teori evolusi Charles Darwin. Bahwa mereka yang mampu bertahan karena telah mampu melampaui tiga hal. Yakni hal baik agar tidak kepaten obor reproduksi, adaptasi dan seleksi alam.

Mantan ketua PAC lainnya Hambali menambahkan, perkaderan di Ansor harus tetap jalan, karena waktunya tidak lama. Mereka harus kembali berjuang di NU sebagai organisasi induk. (bud/zal)

 

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya