alexametrics

Aksi Lempar Batu Teror Pengendara

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Kendal — Pengguna jalan di wilayah Kendal, diresahkan dengan aksi teror pelemparan batu. Pelaku tidak hanya beraksi pada malam atau dini hari, tapi juga di siang bolong.

Warga meminta kapolres Kendal segera bertindak. Sebab sudah banyak korbannya. Sementara polisi belum mampu menangkap satu orang pun pelaku.

Salah seorang korban, Nur Mutohar mengaku terkena lemparan batu saat melintas di Jalan Sukomulyo, Kecamatan Kaliwungu Selatan. Saat itu ia mengemudikan truk bernomor polisi B-9017-KYV. “Kejadiannya sekitar pukul 12.00 WIB. Kaca mobil sampai pecah,” akunya.

Warga Kampung Jenarsari Selatan RT 5 RW 1 Kecamatan Gemuh itu, menceritakan, saat itu ia melaju dari arah Boja menuju Weleri melalui jalur Sukomulyo menuju Srogo, Brangsong. Sesampainya di Jembatan Sukomulyo, tiba-tiba truk dilempar dengan benda keras oleh orang tak dikenal.

Baca juga:  Pria Ini Temukan Granat Nanas saat Hendak Mandi di Sungai Blorong

“Pelaku seingat saya mengendarai Yamaha Jupiter MX, warna merah silver. Tapi nomor polisinya saya tida begitu ingat. Karena kejadian begitu cepat dan pelaku langsung kabur,” ungkapnya.

Ciri-ciri pelaku yang dia lihat, badan kecil dengan tinggi sekitar 165 cm, muka oval, kulit sawo matang, memakai rompi abu-abu. Rambutnya bergelombang sebahu, disemir warna kuning.

“Saya kaget dan menepi untuk membersihkan kaca-kaca yang berserakan di kabin depan mobil,” ujarnya.

Pihaknya melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Kaliwungu. Akibat pelemparan tersebut ia mengalami kerugian sekitar Rp 1 juta.

Kejadian serupa juga kerap terjadi di jalur Pantura Kendal. Akibat pelemparan tersebut banyak sopir dan penumpang yang terluka parah.

Baca juga:  Ratusan Personel Amankan Gereja

Seperti yang dialami Sofyan, warga Desa Kutoharjo, Kaliwungu. Saat itu ia melintas di jalan pintura, Desa Sumberejo, mengendarai mobil pikap bernomor polisi H-1760-M.

Aksi pelemparan batu terjadi di tempat gelap saat dirinya hendak mengantarkan ayam potong dari Kaliwungu ke Pasar Mangkang Semarang.

“Saat melihat di Sumberejo dari arah berlawanan ada sepeda motor. Pas lewat di depan mobil saya tiba-tiba brakkk, kaca depan pecah,” ungkapnya saat melaporkan kejadian ini ke Polsek Kaliwungu.

Menurutnya, kaca depan diduga dilempar batu berukuran besar hingga tembus kaca depan dan belakang pecah. Sofyan pun mengaku tidak mengetahui persis pelaku, karena terjadi begitu cepat dan kondisi sekitar gelap.  (bud/zal)

Baca juga:  Hanya karena Masalah Ini, Taruna Politeknik Pelayaran Semarang Tewas Setelah Dipukul Senior

 

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya