alexametrics

Bupati Dico Tak Ingin Buru-Buru Rotasi Jabatan

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Kendal – Bupati Kendal, Dico Mahtado Ganinduto mengaku tak ingin tergesa-gesa dalam melangkah. Utamanya untuk merombak tubuh pemerintahannya di Kendal untuk penataan jabatan strategis di pemerintahannya.

Dico mengaku, tidak ingin gegabah yang nantinya berakibat fatal. Sampai enam bulan ke depan, Dico mengaku jika ia ingin beradaptasi dengan lingkungan kerjanya terlebih dahulu. Sembari dirinya mempelajari dulu kondisi, tipologi dan pola kerja yang di masing-masing kepala OPD.

“Saya ingin berjalan (adaptasi, Red) dulu. Toh, aturan dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) RI, penataan, pergeseran atau pelantikan OPD baru bisa kami lakukan enam bulan setelah kami dilantik sebagai Bupati Kendal,” katanya saat Penandatanganan Bersama Perjanjian Kerja dan Pakta Integritas di Paringgitan, kemarin (8/3/2021).

Baca juga:  Hadapi Situasi Pandemi, KPU Kendal Tambah 397 TPS

Meski demikian, tidak menutup kemungkinan dirinya akan melakukan pergeseran, mutasi dan pelantikan OPD dalam waktu dekat. Hal menurutnya bisa dan sah untuk dilakukannya dirinya selaku kepala daerah.

“Secara aturan memang enam bulan kami baru bisa melakukan mutasi atau pergeseran kepala OPD sampai tingkatan bawah. Tapi kami bisa mengajukan surat permohonan ke Kemendagri,” tandasnya.

Sejauh ini, OPD-OPD yang ada menurutnya sudah berjalan baik. Ia selalu rutin mengontrol dan melakukan evaluasi setiap pekan. Dimana ia selalu meminta OPD-OPD untuk mengikuti rapat pimpinan yang melibatkan semua OPD.

Pihaknya selalu meminta setiap OPD untuk presentasi mengenai program dan kegiatan yang telah atau akan dilaksanakan. “Kami evaluasi mana yang belum bergerak dan mana yang sudah serta apa kendalanya. Kita pecahkan bersama-sama agar semua kegiatan bisa berjalan mulus,” tandasnya.

Baca juga:  Kasus Covid-19 Melandai, Kapolda Jateng: Semoga Pandemi Bisa Segera Jadi Endemi

Jika nantinya ia ingin melakukan mutasi, pelantikan, maka ia akan membentuk panitia seleksi (Pansel). Tujuannya memastikan, agar yang diberikan jabatan itu sesuai dengan keahlian dan pendidikannya. “Pansel ini tentu saja orang-orang yang profesional,” tambahnya. (bud/bas)

 

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya