alexametrics

PKL dan Parkir Liar Menjamur di Pasar Pagi Kaliwungu

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Kendal – Pasar Pagi Kaliwungu sebagai pasar percontohan dengan pengelolaan semi modern, mulai semrawut. Baru tiga bulan beroperasi, mulai tumbuh menjamur Pedagang Kaki Lima (PKL) liar di sekitaran pasar.

Pantauan koran ini, para PKL mulai menjamur di luar pasar. Mereka membuka lapak di samping kanan dan kiri pasar. Selain itu ada pula PKL yang berjualan di depan pintu gerbang pasar. Mereka mendirikan tenda non permanen.

Salah satu warga, Eko Wahyono mengatakan jika PKL tersebut datang sudah lebih dari dua pekan. Selama itu tidak ada teguran atau penertiban dari petugas pasar. “Terkesan malah didiamkan dan dibiarkan oleh petugas pasar,” tuturnya, kemarin (5/3/2021).

Baca juga:  Relawan Solid, Siap Menangkan Dibas

Menurutnya, jika para PKL itu dibiarkan berjualan maka kedepan sekitaran pasar akan banyak ditumbuhi PKL. Hal tersebut tentu akan membuat Pasar Pagi Kaliwungu terkesan kumuh dan semrawut. “Kalau PKL ini tidak ditertibkan, maka akan semakin banyak PKL memanfaatkan lahan jalan dan emperan pasar sebagai area berjualan,” katanya.

Selain dimanfaatkan untuk area PKL, badan jalan di sekitar pasar juga dijadikan untuk area parkir kendaraan roda dua. Padahal di dalam pasar sudah disediakan area parkir resmi yang lokasinya justru lebih aman dan luas.

Eko meminta kesemrawutan Pasar Pagi Kaliwungu ini harus segera disikapi oleh pemerintah. Sehingga Pasar Pagi Kaliwungu terlihat indah dan rapi. “Jika dibiarkan, maka semakin banyak parkir-parkir liar tumbuh menjamur,” tandasnya.

Baca juga:  Sungai Kendal Meluap, Tujuh Kelurahan Terendam Banjir

Menanggapi hal tersebut Bupati Kendal, Dico Mahtado Ganinduto mengaku akan melakukan kroscek langsung ke Pasar Pagi. Jika memang ada PKL dan parkir liar, ia meminta kepada Petugas Pasar maupun Kepala Dinas Perdagangan untuk menertibkannya. “Saya akan cek dengan turun ke Pasar,” tuturnya.

Sementara PLt Kepala Dinas Perdagangan, Alfebian Yulando mengatakan jika dirinya dalam waktu dekat akan menertibkannya. “Memang tidak boleh ada PKL dan parkir liar di luar pasar. Terlebih di jalan. Kami akan segera menertibkannya,” akunya.

Pihak Dinas Perdagangan Kendal mengaku sudah memberikan peringatan berupa tulisan larangan berdagang di area sekitaran pasar. Tapi kenyataannya, lanjut Febi, mereka bergantian datang. “Jadi satu pedagang kami usir, lainnya berdatangan. Terus seperti itu,” akunya.

Baca juga:  Calon Perseorangan Bisa Mulai Galang Dukungan

Pihaknya akan berkoordinasi Dinas Perhubungan (Dishub) Kendal dan Satpol PP untuk  penertiban. Satpol PP sebagai eksekutor di lapangan untuk penertiban. Sedangkan Dishub Kendal sebagai OPD yang memiliki kewenangan terhadap area parkir. “Kami akan berkoordinasi dengan Sekda Kendal,” tambahnya. (bud/bas)

 

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya