alexametrics

Enam Pencuri dan Satu Penipu Diringkus

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Semarang — Jajaran Satreskrim Polres Kendal meringkus tujuh tersangka kasus kriminalitas.  Enam pelaku kasus pencurian dan satu pelaku penggelapan.

Tersangka bernama Wismanto, 47, warga Mlatiharjo, Kecamatan Patean. Pelaku pencurian uang dan satu unit telepon seluler. Modusnya membobol rumah warga dengan mencongkel menggunakan pisau belati. Setelah berhasil masuk, pelaku menggasak barang berharga yang ada di rumah korban. “Sasarannya rumah yang ditinggalkan oleh pemiliknya,” kata Wakapolres Kendal, Kompol Donny Edi Listianto.

Kasus pencurian kedua dengan tersangka Sapto Supriarso, 41. Warga Kelurahan Bulu, Kecamatan Semarang Utara. Diamankan karena mencuri delapan unit baterai Tower pemancar jaringan seluler di Desa Darupono, Kecamatan Kaliwungu Selatan. Akibatnya PT Solusi Tunas Pratama selaku pengelola tower mengalami kerugian sebesar Rp 12 juta.

Baca juga:  Kendal Serius Kembangkan Sport Tourism

Kasus pencurian berikutnya dilakukan empat orang dengan sasaran konter HP. Pelakunya yakni Wijiyanto, 44 dan Sugiarto, 43. Keduanya warga Gayamsari dan Pedurungan, Kota Semarang. Kemudian Dwi Sulistyanto, 34 dan Pututu Meyanto, 47 warga Mranggen, Kabupaten Demak.

Dari empat tersangka, polisi berhasil mengamankan 11 unit  ponsel di konter HP Anaya Cell, Kelurahan Sukodono, Kecamatan Kota Kendal. Korban mengalami kerugian Rp 25 juta.

“Enam tersangka kasus pencurian ini kami jerat dengan Pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan ancaman pidana paling lama tujuh tahun penjara,” papar Kompol Donny.

Sedangkan satu tersangka kasus penggelapan adalah Jovie Krismana Tanael Hutagalung, 41 warga Turunrejo,  Kecamatan Brangsong. Ia diduga menggelapkan mobil dengan berpura-pura menyewa mobil selama tiga hari dengan biaya Rp 250 ribu. “Tapi melewati batas waktu hingga empat bulan lamanya, mobil tidak juga dikembalikan,” tambahnya.

Baca juga:  Lansia Mulai Divaksin Booster

Tersangka Jovie dijerat dengan Pasal 378 tentang penipuan dengan ancaman pidana maksimal empat tahun penjara. “Dari tersangka kami amankan satu unit mobil Daihatsu Xenia dengan nopol H8992 QY,” imbuhnya. (bud/zal)

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya