alexametrics

PPP Bertekad Bangkit di Pemilu 2024

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Kendal – Meski mengalami kekalahan telak di Pilkada Kendal 2020, PPP Kendal tak berputus asa. Malah partai berlambang Ka’bah itu akan menggencarkan kekuatan agar bisa sukses di Pemilu 2024.

Ketua DPC PPP Kendal, Mukhammad Mustamsikin mengatakan jika kekalahan dalam Pilkada Kendal ada beberapa faktor penyebabnya. Tapi dari faktor penyebab kekalahan tersebut, satu hal yang dia yakini adalah parpol sudah bergerak.

Artinya, bahwa semua kader sudah bergerak mengajak saudara, teman, keluarga dan tetangganya. “Ini membuktikan bahwa semua elemen yang ada di PPP berjalan dan solid,” katanya pada perayaan Harlah PPP Ke-48, kemarin.

Perihal menang dan kalah, menurutnya bukanlah persoalan besar. Terpenting adalah ia bisa menggerakkan semua kader untuk kompak dan solid. “Ini menjadi pijakan kami untuk nanti sukses di Pemilu 2024,” tandasnya.

Baca juga:  Gelar LKJ, Kodim 1015 Gandeng PWI Kotim

Malah, ia menargetkan Pada Pemilihan Legislatif 2024 PPP bisa memperoleh sembilan kursi di DPRD Kendal. “Target kami tidak muluk-muluk jika dalam Pileg 2019 kita meraih lima kursi, pada Pileg 2024 kita akan meraih sembilan kursi,” jelas Mustamsikin.

Pihaknya berterima kasih kepada kiai, ulama dan pengurus serta simpatisan sehingga PPP tetap solid. “Kami ingin kesolidan pengurus dan simpatisan ini tetap terjaga karena Pemilu serentak berikutnya kurang dari 3,5 tahun. Sehingga butuh persiapan yang lebih,” katanya.

Meski dirinya yang berpasangan dengan Tino Indra Wardono kalah dalam Pilkada, PPP Kendal mengaku tidak akan menjadi oposisi. Sebab didaerah tidak ada yang namanya oposisi. Tapi tetap akan mengawal jalannya pemerintahan jika ada yang tidak benar maka perlu diluruskan.

Baca juga:  Kapasitas Mesin 1.500 CC, Bisa Gaspol di Laut Lepas

Sementara Ketua DPW PPP  Jawa Tengah, Masruhan Samsurie mengatakan, dalam Pilkada PPP tetap ingin menang tetapi di Kendal kehendak berkata lain. “Namanya Pilkada pasti ingin menang tapi kehendak lain,” katanya.

Namun hal itu  tidak harus disesali berlarut-larut. Karena ia melihat mesin partai bergerak dan konsolidasi berjalan dengan baik. Hal ini jari modal pada pemilu berikutnya. “Genjot terus karena modal partai untuk memenangkan pilkada berikutnya sudah ada,” katanya. (bud/bas)

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya