alexametrics

Kawal Pembangunan dengan Klinik Lipen Abang

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Kendal — Baperlitbang Kendal membuat Klinik Pengendalian Perencanaan Pembangunan (Lipen Abang). Klinik ini sebagai bentuk untuk mengawal target pembangunan nasional.

Kasubid Pengendalian dan Evaluasi Program Baperlitbang Kendal Yusticia Andi Astuti mengatakan perlu keselarasan pembangunan yang dilaksanakan daerah dengan nasional. Sehingga target tujuan dan sasaran pembangunan nasional bisa tercapai.

Termasuk di Kendal. Maka peningkatan akuntabilitas perencanaan pembangunan di Kendal. “Klinik ini merupakan upaya memberdayakan dan mengoptimalkan saat perencanaan. Dimana Baperlitbang akan mendampingi organisasi perangkat daerah (OPD) dalam penyusunan dokumen perencanaan,” katanya kemarin (30/10/2020).

Ia menjelaskan pembangunan daerah memang kebijakan pemerintah daerah setempat. Tapi permasalahan yang terjadi di bidang pengendalian dan evaluasi. Dimana tujuan dan sasaran pembangunan daerah tidak dijabarkan dengan tepat.

Baca juga:  Gaji Guru Rp 20,8 M Belum Cair

Bahkan pada program dan kegiatan yang dilaksanakan oleh OPD. Hal itu mengakibatkan rendahnya capaian kinerja daerah pada OPD. Sehingga dibutuhkan penyusunan rencana jangka menengah daerah (RPJMD) sebagai acuan titik kritis yang harus mendapatkan perhatian khusus. “Inisiasi ini diharapkan dapat meningkatkan akuntabilitas perencanaan pembangunan di Kendal melalui peningkatan konsistensi dan kualitas dokumen perencanaan,” tambahnya.

Ia mengatakan kegiatan yang dilakukan Klinik Lipen Abang pada jangka pendek dari September-Oktober 2020 difokuskan pada pendampingan penyusunan Renstra lima OPD. Yakni Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR), Dinas Perdagangan (Disdag), Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (Dispermasdes), dan Dinas Kesehatan (Dinkes).

Sedangkan pada jangka menengah, Klinik Lipen Abang akan fokus pada penyusunan renstra 52 perangkat daerah lainnya. Dan terakhir untuk jangka panjang konsep ini akan diterapkan untuk penyusunan dokumen perencanaan tahunan. “Yakni penyusunan RKPD dan Renja oleh OPD,” tambahnya. (bud/ton/bas)

Baca juga:  Tiga Satker Menperin Komitmen Bangun Zona Integritas

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya