alexametrics

Tenaga Kesehatan Digelontor Insentif Rp 2,9 M

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Kendal – Dinas Kesehatan tengah menyiapkan insentif para tenaga kesehatan Covid-19. Tahap pertama, besaran anggaran yang dikucurkan mencapai Rp 2,9 miliar.

“Kalau anggaran dari Kemenkes tahap pertama ini sudah cair. Saat ini kami sedang mendata jumlah tenaga kesehatan yang menangani Covid-19. Begitu selesai pendataan, maka akan kami segera cairkan,” kata Kepala Dinkes Kendal Ferinando Rad Bonay.

Kepala Seksi Pelayanan dan Pembiayaan Kesehatan Dinkes Kendal Anita Dinawati mengatakan, sejauh ini masih proses input data tenaga kesehatan yang akan menerima.

“Sebanyak 20 Puskesmas di Kendal dan RSUD dr Soewondo baru selesai pendataan. Harapan kami sebelum 15 Oktober sudah selesai. Anggaran tersebut bisa terserap secara keseluruhan,” tambahnya.

Baca juga:  PLN Sterilkan Area Tower Roboh

Ferinando Rad Bonay menegaskan, insentif hanya untuk tenaga kesehatan yang memberikan pelayanan Covid-19 saja. Besaran insentif berbeda-beda. Menyesuaikan jumlah layanan kesehatan dan tingkat risiko serta jabatan.

Sesuai Keputusan Menkes RI Nomor HK.01.07/Menkes/392/2020, Tentang Pemberian Insentif Dan Santunan Kematian Bagi Tenaga Kesehatan Yang Menangani Covid-19 sebagai berikut: pertama, Dokter Spesialis Rp 15 juta. Kedua, Dokter Umum dan Gigi Rp 10 juta, ketiga, Bidan dan Perawat Rp 7,5  juta. Dan keempat  Tenaga Medis Lainnya Rp 5 juta.

“Besaran insentif yang diberikan kepada dokter yang mengikuti penugasan khusus residen dan dokter yang mengikuti Program Internsip Dokter Indonesia di RS yang terlibat dalam penanganan Covid-19 paling tinggi Rp 10 juta.

Baca juga:  Fokus Tata Wilayah Kumuh di Tiga Kelurahan

Sedangkan dokter yang mengikuti Program Internsip Dokter Indonesia di puskesmas yang terlibat penanganan Covid-19 paling tinggi Rp 5 juta. Besaran insentif yang diberikan kepada dokter yang mengikuti Pendayagunaan Dokter Spesialis yang terlibat penanganan Covid-19 paling tinggi Rp 15 juta.

“Sementara besaran insentif untuk tenaga kesehatan di Balai Teknik Kesehatan Lingkungan dan Pengendalian Penyakit (BTKLPP) dan Balai Besar Teknik Kesehatan Lingkungan dan Pengendalian Penyakit (BBTKLPP) Unit Pelaksana Teknis Kementerian Kesehatan, diberikan sesuai dengan besaran tiap jenis tenaga kesehatan,” jelasnya. (bud/zal/bas)

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya