alexametrics

Mirna Masih Punya Peluang Nyalon

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Kendal – Bupati petahana Mirna Annisa masih berpeluang maju kembali dalam Pilkada Kendal, 9 Desember mendatang. Partai Gerindra yang dulu mengusungnya, masih belum menyerah untuk mencari parpol koalisi agar bisa kembali mengusung Mirna.

Selama pendaftaran KPU belum ditutup, jajaran pengurus Gerindra Jateng masih optimistis bisa berkoalisi dengan partai lain guna mencukupi jumlah kursi yang dibutuhkan, yakni minimal sembilan kursi.

Sekretaris DPD Partai Gerindra Jateng Sriyanto Saputro menyadari secara kalkulasi hitam di atas putih dukungan untuk Mirna memang kurang. Pihaknya hanya memiliki enam kursi saja. Praktis, masih kurang tiga kursi untuk bisa mengusung calon sendiri.

Namun ia menegaskan, dalam politik semua bisa terjadi. Dan tidak menutup kemungkinan masih ada dinamika politik di detik akhir pendaftaran nanti.”Kita masih ikhtiar. Berusaha semaksimal agar Mirna bisa maju,” ujarnya, Kamis (3/9/2020).

Baca juga:  Bendung Karet Kali Blorong Punya Potensi Wisata

Pihaknya mengaku masih terus melakukan komunikasi dengan sejumlah partai. Termasuk dari Nasdem, PKB, dan lainnya. Hanya saja ketika ditanya terkait partai mana saja yang masih berpeluang untuk diajak berkoalisi, ia enggan menjawab.”Pendekatan terus kita lakukan. Tapi soal nantinya merapat ke kami atau tidak kan belum tahu,” katanya.

Terkait kemungkinan terburuk gagalnya komunikasi yang dilakukan, Sriyanto mengaku belum memikirkan langkah selanjutnya. Besar kemungkinan pihaknya akan menentukan sikap setelah pendaftaran KPU selesai. Apakah akan mendukung paslon lain atau tidak.

“Yang penting kita fokus berusaha dulu. Kita yakin masih bisa ada dinamika karena pengalaman lima tahun lalu pun begitu. Di mana dinamika terjadi di hari terakhir pukul 00.00 penutupan pendaftaran KPU,” ujarnya.

Baca juga:  Dico akan Perbaiki SDM lewat Pendidikan

Sementara itu hingga saat ini tinggal tiga partai yang belum mengeluarkan rekomendasi untuk Pilkada Kendal. Yakni, PKB, Perindo, dan Nasdem.

Terkait kans, Gerindra bisa saja mengajak Nasdem dan Perindo bergabung. Meskipun total kursi mereka hanya tiga, namun sudah mencukupi untuk menambah enam kursi milik Gerindra untuk mengusung calon dalam Pilkada.

Sedangkan untuk PKB, hingga saat ini mereka masih tetap percaya diri untuk mengusung calon sendiri. Mengingat jumlah kursi mereka cukup untuk dapat maju sendiri tanpa adanya koalisi dengan partai lain (10 kursi).

Sekadar bocoran, Ketua DPW PKB Jateng Yusuf Chudlori sempat menyebut nama Ustadz Ali Nurdin yang berpotensi kuat menjadi bakal calon bupati yang akan diusung oleh pihaknya. Sedangkan untuk wakilnya hingga Rabu (2/9/2020) lalu masih dalam proses di DPP. “Tunggu saja. Satu dua hari ini pasti keluar,” katanya. (akm/aro/bas)

Baca juga:  Mainan Jadul Menyimpan Berjuta Kenangan

 

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya