Pedagang Lama Keberatan Jika Harus Bayar Penuh

249
Bangunan Pasar Pagi Kaliwungu yang baru telah selesai dibangun dan siap untuk ditempati. (Budi Setiyawan/Jawa Pos Radar Semarang)

RADARSEMARANG.ID, Kendal – Pembangunan Pasar Pagi telah rampung dikerjakan. Tapi hingga kini, para pedagang belum bisa menempatinya. Mereka juga keberatan jika nantinya diminta untuk membayar biaya sewa kios maupun lapak dengan jumlah tinggi.

Ketua Paguyuban Pedagang Pasar Pagi Kaliwungu Mahsun mengatakan pihaknya belum mengetahui kapan pedagang bisa menempati bangunan baru Pasar Pagi Kaliwungu. “Belum ada kejelasan, padahal sudah ada serah terima bangunan ke Kementerian Pekerjaan Umum (Kemen PU) ke Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kendal,” katanya Senin (6/7/2020).

Namun dari kabar yang diterima, saat ini masih dalam proses pendataan pedagang untuk penataan oleh Dinas Perdagangan. Selain itu proses penghitungan biaya sewa pagi pedagang lama maupun pedagang baru yang akan menempati Pasar Pagi Kaliwungu tengah dilakukan.

Para pedagang lama di Pasar Pagi Kaliwungu keberatan jika nantinya harus dibebani uang sewa. Yakni dengan biaya sewa penuh 100 persen dengan harga tinggi sama seperti pedagang baru. “Kalau biaya setengahnya tidak masalah, artinya masih terjangkau kisaran Rp 10-20 juta. Tapi kalau lebih dari itu, para pedagang akan banyak yang keberatan,” tandasnya.

Dikatakannya, Pasar Pagi Kaliwungu yang baru nantinya akan dapat menampung 1.048 pedagang. Sedangkan jumlah pedagang di Pasar Pagi Kaliwungu yang terdaftar saat ini sebanyak 923 pedagang. “Kami rencananya, akan melakukan audiensi dengan Bupati Kendal untuk mengetahui kejelasan waktu penempatan dan biaya sewa yang harus ditanggung pedagang lama,” tandasnya.

Menanggapi hal tersebut, Plt Kepala Dinas Perdagangan(Disdag) Kendal Cicik Sulastri mengatakan, saat ini Disdag sedang mendata untuk penempatan pedagang. “Sebelum penempatan tentu butuh pendataan dan kesepakatan dengan pedagang, sehingga nantinya mereka tidak saling berebut lapak,” katanya.

Perihal biaya sewa lapak, diakuinya saat ini masih dalam proses penghitungan di DPUPR Kendal. Tapi ia memastikan jika para pedagang lama di Pasar Pagi Kaliwungu akan diprioritaskan untuk mendapatkan lapak. “Artinya pedagang yang sudah terdaftar sebelumnya akan didahulukan,” tandasnya. (bud/ton/bas)





Tinggalkan Balasan