alexametrics

Atasi Rob, Pemkab Kendal Usulkan Pembangunan Tanggul Laut

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Kendal – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kendal saat ini tengah mengusulkan pembangunan tanggul laut kepada Pemerintah Pusat. Hal itu sebagai solusi untuk mengatasi abrasi pantai sekaligus banjir rob yang terjadi di wilayah pesisir pantai utara (pantura) Kendal.

Kepala DPUPR Kendal, Sugiono, mengatakan, mencegah rob menerjang pemukiman warga, perlu dibangun tanggul laut di sepanjang pantai. Dimulai dari ujung timur Kaliwungu sampai ujung barat di Kecamatan Rowosari. “Sebab kondisinya saat ini, pantai di Kendal sepanjang kurang lebih 42 kilometer rata-rata mengalami rob,” katanya.

Dia mengatakan, pembangunan tanggul laut membutuhkan anggaran yang besar. Sehingga pihaknya mengusulkan pembangunan tanggul laut sepanjang dua kilometer dari muara Kali Kendal hingga muara Kali Glodok. “Tanggul laut itu menurut kami bisa mencegah rob yang selama ini menerjang di wilayah Kecamatan Kota Kendal. Seperti di Kelurahan Bandengan,Balok dan Karangsari,’’ tuturnya.

Baca juga:  Habis Membunuh, sempat Ngopi dan Merokok

Selain itu, pihaknya juga mengusulkan pembangunan bendung karet di Kali Kendal. Sehingga jika rob tinggi, bendung karet bisa berfungsi mencegah masuknya rob ke Kali Kendal yang dapat melimpas ke pemukiman warga. “Kami juga mengusulkan pembangunan dermaga nelayan,” jelasnya.

DPUPR juga akan mengajukan bantuan ke Pemprov Jateng untuk mengatasi rob. Bantuan yang diajukan antara lain normalisasi Kali Kendal, pembangunan kolam retensi, dan normalisasi Kali Glodok. “Dengan normalisasi dua sungai itu, ketika air pasang, Kali Kendal dan Kali Glodok mampu menampung debit air rob. Saat dua sungai itu dangkal, sehingga saat rob tinggi, air melimpah ke pemukiman warga,’’ ucapnya.

Kasi Pembangunan Jaringan Irigasi dan Sungai Khoirurridho, menambahkan, selain mengusulkan ke pemerintah pusat dan pemerintah provinsi, pihaknya juga akan melakukan pembangunan parapet Kali Kendal. Selain itu perbaikan pintu air, normalisasi afvour Bandengan dan afvour Gendong. “Kami juga upayakan penataan drainase perkotaan dan peninggian jalan,” katanya. (bud/bas)

Baca juga:  Truk Ambruk, Pantura Tersendat 30 Menit

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya