Hasil Rapid Test Reaktif, 11 Kepala OPD Kendal Diisolasi

244
Puluhan Kepala OPD di Kendal menjalani Rapid Test di Pendopo Kendal (26/5/2020).  (Budi Setiyawan / Jawa Pos Radar Semarang)

RADARSEMARANG.ID, Kendal  – Sebanyak 11 dari 55 Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang  menjalani rapid test 26 Mei kemarin dinyatakan reaktif. 11 Kepala OPd tersebut kini diisolasi di Wisma Atlet, Stadion Baru Kendal.

Demikian dikatakan Sekretaris Daerah (Sekda) Kendal, Mohammad Toha. 11 Kepala OPD yang reaktif tersebut langsung dilanjutkan dengan tes usap tenggorokan atau Swab test. “Saat ini kami sedang menunggu hasil swab test,” katanya (28/5/2020).

Perihal siapa 11 Nama dan bertugas di OPD mana saja, Sekda enggan menyebutnya. Sebab mereka yang dinyatakan reaktif belum tentu positif Covid-19. Sebab rapid test merupakan penyaringan awal saja untuk mengetahui kondisi tubuh. Apakah ada produksi imun dalam jumlah banyak atau tidak.

Namun, untuk mendiagnosis seseorang terinfeksi Covid-19 atau tidak, hasil pemeriksaan swab dengan Polymerase Chain Reaction (PCR) lah yang digunakan. “Jadi hasilnya masih menunggu Swab Test yang hasilnya keluar 3-4 hari lagi,” tandasnya.

11 Kepala OPD tersebut sedianya akan dirawat dan diisolasi di Rumah Sakit Darurat Covid-19 (RSDC) yang berada di Rusunawa Kebondalem. Tapi karena kondisinya sudah penuh, maka terpaksa diisolasi di Wisma Atlet yang sementara waktu ini tidak digunakan.

“Di RSDC Kendal sendiri saat ini tengah merawat 36 pasien. Mereka merupakan hasil dari Rapid Test yang dilakukan Tim Gugus Tugas Covid-19 jelang lebaran lalu. Enam diantaranya sudah pulang karena hasil Swab Test negatif,” jelasnya.

Selain itu di RSDC juga ditemukan satu orang dinyatakan Positif Korona. Satu orang tersebut tetap dipertahankan di RSDC karena gejalanya ringan. “Saran dokter agar tetap di RSDC dengan diberikan multivamin C dan E. Karena kondisinya sehat,” tandasnya.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kendal, Ferinando Rad Bonay mengatakan Rapid test diadakan karena Kepala OPD sangat rentan mengingat aktifitasnya banyak berhubungan dengan masyarakat jadi harus dipastikan kondisinya sehat. 55 Kepala OPD yang menjalani Rapid Test adalah Kepala Dinas, Kantor dan Badan hingga 20 camat  di Kendal.

“Kepala Dinas hingga camat menurutnya banyak berhubungan dengan masyarakat. Sebab mereka OPD pelayanan masyarakat sehingga harus dipastikan kondisi sehat. “Kami diperintahkan oleh Bupati untuk melaksanakan Rapid Test,” tutur Ferinando. (bud/bas)





Tinggalkan Balasan