Atap Swalayan Dibobol, Ratusan Bungkus Rokok Raib

241
Swalayan Purin dibobol pencuri yang masuk dengan melalui atap bangunan. (Budi Setiyawan/Jawa Pos Radar Semarang)

RADARSEMARANG.ID, Kendal – Sebuah swalayan di Jalan Tentara Pelajar Desa Purwokerto Indah (Purin) Kecamatan Patebon dibobol. Hasilnya ratusan bungkus rokok, beberapa kaleng susu dan pemutar musik raib.

Kejadian diduga terjadi Senin (18/5/2020) dini hari. Diduga pencuri masuk melalui plafon eternit. Dugaan tersebut lantaran kondisi plafon dirusak jebol sebagai tempat untuk keluar masuk.

Hal itu diketahui setelah seorang karyawan, Heru saat hendak membuka toko tersebut. Ia membuka pintu ia mendapati sekitar pukul 05.51.  Mendapati bagian atap sudah bolong, bagian lantai berserakan bekas reruntuhan eternit. Sementara pada bagian kasir tempat rokok dan susu kaleng sudah lenyap.

“Pagi, jam 6 kurang karyawan buka pintu toko. Biasanya pintu itu gampang dibuka. Tapi ini agak susah. Saat itu kami sudah curiga, jangan-jangan gembok pintu sudah ada yang berusaha merusak,” katanya.

Ia yang curiga kemudian membuka dan langsung mengecek seluruh bagian toko. Hasilnya ia menemukan lubang sebesar 1×1 meter pada atap ruangan bagian belakang dekat dengan gudang.

Hasil pengecekan sementara, ratusan bungkus rokok yang dipajang di belakang kasir raib tanpa sisa. Selain itu, beberapa kaleng susu dan tape recorder juga digondol. “Untuk sementara baru itu yang kita ketahui sekilas mata. Tapi masih kami cek apakah ada barang lain yang hilang atau tidak. Kalau uang aman semua aman,” ujarnya.

Berdasar rekaman CCTV, Heru menjelaskan, pembobolan terjadi sekitar pukul 02.58.  Pembobol terlihat seperti seorang laki-laki, memakai jaket dan masker masuk dengan cara membobol atap ruangan.

Pencuri beberapa kali tertangkap jelas oleh kamera CCTV. Kejadian tersebut diperkirakan berlangsung sekitar 5-10 menit. Pembobol menggunakan tas belanja untuk membawa barang-barang yang diambilnya. “Dari rekaman (CCTV) orangnya sempat masuk ke gudang mengambil tangga lalu keluar dengan jalur yang sama,” jelasnya.

Tim Inafis Reskrim Polres Kendal telah melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) pagi harinya. Sejumlah karyawan yang mendapati lokasi awal telah dimintai keterangan, video rekaman CCTV jug telah diminta sebagai barang bukti penyelidikan.

Kasatreskrim Polres Kendal, AKP Aji Darmawan, mengatakan jajarannya telah mendatangi lokasi kejadian untuk dilakukan olah TKP sebagaimana laporan yang masuk. ” Saat ini masih proses penyelidikan, kerugian masih belum bisa ditaksir,” tandsanya. (bud/bas)





Tinggalkan Balasan