Rumah Dinas Bupati Tujuh Tahun Tak Berpenghuni

202
Rumah Dinas Bupati Kendal di Kelurahan Jetis kondisinya mangkrak. (Budi Setiyawan/Jawa Pos Radar Semarang)

RADARSEMARANG.ID, Kendal – Sejak dibangun 2013 silam, Rumah Dinas (Rumdin) Bupati Kendal di Kelurahan Jetis, Kecamatan Kota Kendal masih tak berpenghuni. Malah kondisi bangunan yang menelan anggaran Rp 15 miliar itu mangkrak.

Pantuan koran ini, gerbang utama rumdin di lahan seluas empat hektare itu terkunci rapat. Sementara di kanan dan kiri bangunan ditumbuhi semak belukar setinggi lebih dari satu meter. Kondisi ini membuat kesan bangunan seperti tak terawat.

Sementara bagian dalam bangunan, tampak plafon eternit jebol. Bagian dinding ada yang retak dan beberapa bagian yang catnya mulai mengelupas.

Kepala Badan Keuangan Daerah (Bakeuda) Kendal Agus Dwi Lestari mengatakan, bangunan tersebut belum menjadi aset Pemkab Kendal. Sebab masih menjadi tanggungan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) untuk menyelesaikannya. “Yang sudah jadi aset Pemkab hanya tanahnya saja. Jadi untuk bangunan belum masuk sebagai aset daerah. Karena pembangunannya belum selesai. Jadi masih harus disempurnakan dan dilengkapi,” kata Agus.

Menanggapi hal tersebut, Kepala DPUPR Kendal Sugiono membenarkannya. Ia mengatakan, bangunan masih akan dilengkapi. Yakni berupa kelengkapan isi bangunan dan penataan lingkungan. “Isi bangunan bangunan berupa perabotan dan meja kursi, tempat tidur dan sebagainya. Sedangkan penataan lingkungan berupa pembuatan taman dan lampu sekitar bangunan,” kata Sugiono.

Perihal kapan akan dilengkapi, Sugiono baru akan mengusulkannya di APBD 2021. “Sebab untuk tahun anggaran sekarang ini, semua sudah terserap untuk penanganan Covid-19,”  tuturnya.

Ia mengaku akan secepatnya melaksanakan pembangunan untuk menyelesaikan pembangunannya. Sehingga Rumdin bisa segera ditempati. (bud/ton/bas)





Tinggalkan Balasan