Mati Mesin, Tiga Nelayan Terombang-ambing di Tengah Laut

235
Tiga Nelayan Margorejo, Kecamatan Cepiring yang sempat hilang ditemukan selamat (14/5/2020). (Budi Setiyawan/Jawa Pos Radar Semarang)

RADARSEMARANG.ID, Kendal – Tim gabungan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) bersama Ditpolairud, Palang Merah Indonesia (PMI), Basarnas melakukan pencarian terhadap tiga nelayan Kendal yang hilang sejak Rabu (13/5/2020) sore. Ketiganya adalah Sumanto (39), Sudarto (43), dan Teguh (31) Warga Desa Margorejo, Kecamatan Cepiring.

Kepala BPBD Kendal, Sigit Sulistyo, mengatakan jika dari laporan yang ada, ketiga nelayan berangkat melaut, Rabu (13/5/2020) dini hari sekitar pukul 02.30. Ketiganya melaut untuk menangkap kepiting rajungan menggunakan satu kapal.  “Tapi sampai sore hari tidak kembali, padahal biasanya siang mereka sudah mendarat,” katanya, kemarin (14/5/2020).

Lantaran tak melihat mendarat, pihak keluarga melaporkannya kepada pihak desa dan juga BPBD. Akhirnya, sejumlah upaya pencarian tim BPBD dengan melibatkan petugas Palang Merah Indonesia (PMI) juga perangkat desa dan beberapa warga setempat.

Akhirnya pagi  (14/5/2020) kemarin, pencarian dilanjutkan oleh tim gabungan BPBD dibantu Basarnas da Ditpolairud. “Hasil pelacakan, perahu nelayan tersebut ditemukan sudah sandar di Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Sendang Sikucing. Ketiga nelayan juga dalam kondisi selamat,” katanya.

Tiga nelayan tersebut hilang lantaran perahu yang digunakan untuk melaut mengalami mati mesin. Hal itu diperparah dengan karet tali V belt yang putus saat berada di perairan bagian tengah.

Akhirnya Perahu tak bisa melanjutkan perjalanan, ketiganya juga tidak bisa kemana-mana. Ketiganya hanya bisa menunggu datangnya perahu nelayan lain untuk menolong menarik perahunya. “Kami ditolong oleh nelayan lain yang mengendarai perahu El-Barca pada Kamis pagi sekitar pukul 08.00,” kata Sumanto.

Diakuinya jika Perahunya yang mati mesin kemudian ditarik hingga sampai di sandaran terdekat yakni di TPI Tawang, Kecamatan Rowosari. Lama penarikan membutuhkan waktu lebih dari 2 jam untuk menyelamatkan 3 nelayan tersebut. “Alhamdulillah bisa selamat,” akunya. (bud/bas)





Tinggalkan Balasan