alexametrics

293 Tenaga Medis Ditempatkan di RS Darurat

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Kendal – Sebanyak 20 perawat yang ditempatkan di Rumah Sakit (RS) Darurat Covid-19 Kendal diberikan pengarahan. Mereka dibekali tata cara melayani pasien yang positif Virus Korona.

Mereka dibekali dalam pencegahan dan penanggulangan infeksi. Selain itu prosedur memakai pakaian Alat Pelindung Diri (APD), dan prosedur keluar masuk RS Darurat untuk meminimalisir penularan Covid-19.

20 perawat tersebut merupakan perawat yang sebelum bekerja di Puskesmas yang ada di Kendal. Mereka ditunjuk oleh puskesmas sebagai perwakilan untuk ditugaskan sebagai perawat pasien Covid-19 di RS Darurat.

Salah satu perawat, Sumardiyanti mengaku jika dirinya adalah salah satu perwakilan dari Puskesmas Kendal 1. Ia mengaku memiliki rasa was-was dan takut saat mengetahui dirinya ditempatkan di RS Darurat Covid-19. “Takut sih ada, manusiawi karena virus ini belum ada obatnya,” katanya, kemarin (9/4/2020).

Baca juga:  Vaksinasi Booster di Kendal Baru 5 Persen

Namun ia mengaku jika hal itu sudah menjadi resiko pekerjaannya sebagai seorang  tenaga kesehatan keperawatan. Dimana ia terikat oleh sumpah janji sebagai perawat untuk siap ditempatkan dimana saja. “Ya dibuat enjoy saja, yang penting tetap hati-hati,” akunya.

Perihal orang tua maupun suami sudah merestui. Mereka menyadari jika pekerjannya sebagai perawat harus siap untuk merawat siapapun yang datang ke tempat layanan kesehatan. “Kebetulan suami saya juga seorang perawat, jadi tidak masalah dan mengizinkan saya untuk jadi perawat di RS Darurat Covid-19,” tuturnya.

RS Darurat Covid-19 Kendal rencananya, hari Kamis (30/4/2020) ini akan diresmikan dan langsung akan digunakan. Namun untuk sementara waktu, RS Darurat ini hanya digunakan untuk menangani pasien yang gejalanya ringan saja.

Baca juga:  Bupati Dico: Ponpes Bisa Terlibat Aktif dalam Pembangunan di Kendal

“Dalam arti tidak ada penyakit bawaan, atau gejalanya masih ringan. Jika sudah berat maka akan kami rujuk ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kendal, karena peralatan medis dan obat-obatan lebih lengkap. Sehingga jika akan diambil tindakan medis bisa langsung dilakukan,” kata Kepala Dinas Kesehatan Kendal Ferinando Rad Bonay.

Total tenaga medis yang akan bertugas di RS Darurat Covid-19 terdiri dari 20 perawat orang, 78 dokter , sembilan farmasi , delapan sanitarian, 28 Nutrisionis, sembilan IAI, 92 Bidan, 42 Atml/Lab, tiga Radiografer, empat Rekam Medis.

Total keseluruhan yang nantinya akan bertugas di RS Darurat Covid-19 berjumlah 293 tenaga kesehatan, nantinya tenaga medis yang bertugas masih diperbolehkan untuk pulang setiap hari. Tapi setiap 10 hari tenaga medis akan dilakukan Rapid Test. (bud/bas)

Baca juga:  Dompet Duafa Salurkan Bantuan Oksigen ke RS Rujukan Covid-19

 

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya