Eks ASN Gelapkan Mobil

442
GELAR PERKARA: Wakapolres Kendal Kompol Sumiarta saat menginterogasi tersangka Yolandari Prihastuti atas kasus dugaan penggelapan mobil di Mapolres Kendal.(BUDI SETIYAWAN/JAWA POS RADAR SEMARANG)
GELAR PERKARA: Wakapolres Kendal Kompol Sumiarta saat menginterogasi tersangka Yolandari Prihastuti atas kasus dugaan penggelapan mobil di Mapolres Kendal.(BUDI SETIYAWAN/JAWA POS RADAR SEMARANG)

RADARSEMARANG.ID, KENDAL—Yolandari Prihastuti, 30, mantan bendahara Puskesmas Limbangan harus berurusan dengan hukum. Ia diketahui menggelapkan mobil rental. Sebelumnya, perempuan ini telah diberhentikan sebagai aparatur sipil negara (ASN) gara-gara membawa lari uang milik Puskesmas Limbangan senilai Rp 125 juta.

Tersangka telah diamankan Satreskrim Polres Kendal berikut barang bukti mobil Wuling bernomor polisi H 8966 QQ milik pengusaha rental Adi Arbian. Yolandari mengaku nekat menggelapkan mobil rental lantaran tidak mampu menebus mobil pribadi yang ia gadaikan kepada seseorang di Kabupaten Demak. Ia berencana akan menukar mobil rental itu dengan mobil Honda Brio miliknya yang ia gadaikan sebesar Rp 25 juta.

“Mobil rental saya sewa selama empat hari kepada pemiliknya. Dengan hitungan sewa Rp 300 ribu per hari. Tapi saya bayar Rp 800 ribu kepada pemilik mobil. Setelah itu saya bawa mobil ke Demak dan saya tukarkan dengan Honda Brio,” katanya.

Uang hasil gadai mobil Honda Brio tersebut digunakan untuk keperluan sehari-hari. Sebab sejak Januari 2020, ia sudah tidak menerima gaji ASN lantaran kasus penggelapan uang yang dilakukannya.

Wakapolres Kendal Kompol Sumiarta mengatakan modus yang dilakukan tersangka dengan menyewa mobil rental kemudian dijadikan pengganti jaminan di Demak. “Tersangka sudah tidak lagi bekerja sehingga nekad menggadaikan mobil yang dipinjam,” kata Sumiarta.

Yolandari bakal dijerat dengan pasal 372 KUHP tentang tindak pidana penggelapan dengan ancaman penjara paling lama empat tahun penjara. Polisi mengamankan mobil Wuling sebagai barang bukti sementara tersangka menjalani pemeriksaan dan ditahan di sel Mapolres Kendal. (bud/ton)





Tinggalkan Balasan